Kamis, 27 Januari 2022

Pembangunan Ujung Jabung Terhenti, Ketua Dewan: Pemprov Harus Komitmen

Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:46:26 WIB


Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston / dok/metrojambi

JAMBI – Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung  Timur (Tanjabtim) tahun 2018 ini harus terhenti. Sebab, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI menunda pengalokasian dana pengembangan pelabuhan Ujung Jabung sebagai proyek strategis nasional tahun 2018.

Varial Adhy Putra, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi mengatakan, sebenarnya anggaran untuk melanjutkan pengembangan pelabuhan ini sudah tersedia. Namun atas pertimbangan  pemerintah pusat, maka harus ditunda.  “Mereka melihat dulu, kita ada pengadaan tanah di sana seluas 12 hektare. Tapi belum keluar sertifikatnya, itu yang sedang kita urus,” katanya. Varial mengatakan, semula tahun 2018 ini dianggarkan sebesar Rp 48 miliar dengan peruntukan bagi pengembangan pelabuhan Ujung Jabung. Dana itu, menurutnya nanti akan diupayakan bisa dialokasikan kepada Provinsi Jambi pada 2019 mendatang.

Karena, jika masih harus dicairkan tahun ini, dikhawatirkan pekerjaan tidak selesai. Sebab, tahun ini tinggal 5 bulan saja dan harus dilakukan lelang. Jika dihitung-hitung, kata Varial, waktu yang tersisa untuk pengerjaan pembangunan fisik tersisa dua bulan lagi menjelang akhir tahun nanti. “Kalau diluncurkan tahun ini, takutnya tidak terkejar lagi. Jadi ditunda dulu sampai 2019,” katanya.

Pengembangan Pelabuhan Ujung Jabung ini sendiri menurutnya, sudah dimulai sejak 2014 lalu. Setiap tahun, Provinsi Jambi menerima alokasi anggaran dari pusat. Namun dia mengaku, tidak mengingat berapa total dana dari pusat sudah dialokasikan untuk Ujung Jabung.

Dikatakannya lagi, anggaran Rp 48 miliar yang tersedia tersebut, direncanakan untuk membuat timbunan di sisi kiri dermaga. “Sudah ratusan miliar kalau dari awal. Kalau untuk Ujung Jabung ini, tidak ada anggaran Provinsi Jambi yang dipakai. Semua anggaran dari pusat, karena masuk proyek strategis nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Cornelis Buston meminta Pemerintah Provinsi Jambi untuk komitmen melanjutkan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung karena masuk program nasional. "Pelabuhan Ujung Jabung itu program strategis nasional, namun karena tidak diteruskan kita tidak bisa menerima anggaran dari pemerintah pusat," katanya. Cornelis mengatakan, pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung itu dimulai sejak gubernur periode 2010-2015. Namun sejak pergantian kepala daerah pembangunan pelabuhan tersebut terhenti.

Dia menjelaskan, dana APBN untuk pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung itu sudah mengalir sebesar Rp 130 miliar dan APBD untuk pengembangan seperti akses jalan Rp 110 miliar.  "Jadi sayang kalau tidak dilanjutkan. Kita minta Pemprov kembali memunculkan itu karena kita mengharapkan bantuan pusat mengalir kembali. Apalagi sudah menjadi proyek strategis nasional," pungkasnya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments