Minggu, 23 September 2018

BPNB Gelar Belajar Bersama Maestro Jambi


Jumat, 10 Agustus 2018 | 11:24:54 WIB


Praktek alat gendang bersama maestro budaya melayu Jambi
Praktek alat gendang bersama maestro budaya melayu Jambi / Rina

JAMBI - Salah satu upaya pemerintah terhadap pengelolaan warisan budaya atau kebudayaan Indonesia adalah dengan dikeluarkan UU RI no. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Ini  sebagai upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia ditengah peradaban dunia melalui Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan.

Untuk upaya pemajuan kebudayaan tersebut, maka pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui UPT-nya antara lain BPNB (Balai Pelestarian Nilai Budaya) yang menjadi ujung tombak di daerah melaksanakan Program Pelestarian Budaya yang semua objek pemajuan kebudayaan dikelola secara intensif dan berkesinambungan dengan segala kegiatan-kegiatan.

Ketua panitia kegiatan, Parasian Simamora menyebutkan terkait dengan objek pemajuan kebudayaan khususnya objek kebudayaan berupa seni, BPNB Kepulauan Riau dengan wilayah kerja meliputi 4 provinsi yakni Provinsi Kepulauan Riau, Riau, Jambi dan Bangka Belitung, maka tahun ini di Provinsi Jambi menyelenggarakan satu event internalisasi nilai budaya yaitu berupa kegiatan belajar bersama Maestro yang bertajuk "Rentak Gendang Musik Tradisional Melayu Jambi".

Pada kegiatan ini di ikuti oleh 75 peserta didik dari berbagai sekolah baik tingkat SMP maupun tingkat SMA serta beberapa sanggar di kota Jambi yang diselenggarakan dari tanggal 9-11 Agustus 2018 di Taman Budaya Jambi, Kota Jambi dengan menghadirkan Maestro musik tradisional melayu Jambi yakni Zulkarnain.

Sementara, Kepala BPNB provinsi Jambi, Toto Sucipto mengatakan sasaran anak didik atau merupakan generasi muda dalam kegiatan belajar rentak gendang ini agar generasi muda memiliki keinginan untuk mendalami kebudayaan yang telah ada contohnya alat musik tradisional. "Oleh karenanya kami terus mendorong mereka dalam mengenal dan melestarikan budaya yang ada di Jambi , sebab mereka masih panjang masanya dan sangat rentan terpengaruh akan perubahan-perubahan.

Menurutnya, ketahanan budaya juga akan memberikan dampak ekonomi bagi kita, kemajuan wilayah tidak saja di tentukan oleh sumber daya alam sebab akan habis namun nilai-nilai budaya tetap akan berkembang sesuai dengan zamannya.

Ia berharap bahwa melalui  kegiatan ini, generasi muda Indonesia semakin mengenal budayanya sendiri. Peserta juga diharapkan dapat menyerap pengetahuan dan keterampilan teknik artistik serta menyerap pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh maestro.

"Diharapkan pula para peserta dapat berperan aktif dalam upaya pelestarian kesenian di Jambi khususnya gendang. Maka kenalilah negerimu, dan cintai negerimu," tuturnya.

Menurut Toto, di wilayah Jambi sendiri begitu banyak tradisi serta budaya leluhur yang begitu menarik, dan berdasarkan pengamatannya untuk di Jambi masyarakatnya masih mempertahankan budaya-budaya tersebut.

Selain pengenalan alat gendang, dalam kegiatan dilaksanakan pula materi penguatan pendidikan karakter dari BPNB Kepulauan Riau dan dilanjutkan dengan pembagian kelompok guna pelatihan pemukulan gendang.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments