Senin, 19 Agustus 2019

Pemkot Akan Hadirkan Public Transportation


Kamis, 18 April 2019 | 15:01:46 WIB


Wakil Walikota Jambi Maulana
Wakil Walikota Jambi Maulana / istimewa

JAMBI- Wakil Walikota Jambi Maulana mengatakan bahwa pemerintah Kota Jambi serius menangani kemacetan di beberapa titik dalam Kota Jambi.

Hal itu agar kegiatan ekonomi di masyarakat tetap berjalan dengan normal dan tidak terjadi gangguan pihaknya sudah mengatakan beberapa titik di antaranya adalah kawasan Unbari, Jelutung, Mayang, Pasar dan lainnya.

Maulana mengatakan pemerintah kota Jambi akan menghadirkan public transportation yang bisa membawa orang banyak. Sehingga dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi yang ada di kota Jambi.

Mengingat ruas jalan yang ada di Kota Jambi ada beberapa yang masih belum memadai.

"Kita akan mencoba menghadirkan public transportation yang ramah terhadap masyarakat sehingga bisa mengurangi pemakaian kendaraan pribadi," katanya.

Selain itu pihaknya juga men targetkan tahun 2020, sebanyak 40 persimpangan yang ada di kota Jambi akan terkoneksi dengan sistem ATCS. "Tahun ini kita tambah 5, targetnya 2020 sudah semua," katanya.

Selain untuk menghindari aksi kriminalitas, pemasangan sistem ATCS tersebut diharapkan juga dapat meningkatkan sumber pendapatan kota Jambi dari pajak kendaraan bermotor.

"Kita harapkan semuanya tertib maka kita akan menjadi kota pintar," katanya.

Maulana menambahkan pihaknya juga meminta kepada para pelaku usaha untuk bisa membantu mengurangi kemacetan. Kedepan juga dirinya akan mengarahkan para investor yang akan berinvestasi di kota Jambi untuk memilih tempat yang sesuai. Sehingga dapat mengurangi titik kemacetan.

"Bisa kita arahkan di sekitar Alam Barajo, karena disana lahannya juga masih tersedia," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi Shaleh Ridho mengatakan bahwa pihaknya akan membahas permasalahan tersebut di forum lalu lintas. Sehingga kebijakan tersebut akan dikaji terlebih dahulu, sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat. 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments