Sabtu, 19 Oktober 2019

Pengibaran Merah Putih Pertama di Masjid Raya Sungai Penuh (1)


Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:48:03 WIB


Ali Surakhman
Ali Surakhman /

Pada tanggal 17 Agustus 1945 kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan oleh Sukarno-Hatta atas nama seluruh rakyat Indonesia.

Di Kerinci pernyataan proklamasi kemerdekaan Indonesia tersebut diketahui masyarakat dari surat selebaran, salinan teks proklamasi yang ditandatangani oleh Mohd. Syafei atas nama rakyat daerah kepulauan Sumatera tanggal 19 Agustus 1945, bunyi teks sebagai berikut:

Permakloeman kemerdekaan Indonesia

mengikoeti dan mengoeatkan pernjataan kemerdekaan Indonesia oleh bangsa Indonesia seperti proklamasi pemimpin besar kita Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia seperti berikut

 

PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

             Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

                                                             Atas nama bangsa Indonesia.

           ttd

      Soekarno-Hatta

 

Maka kami bangsa Indonesia di Soematera dengan ini mengakoei kemerdekaan Indonesia seperti jang dimaksoed dalam Proklamasi di atas dan mendjoendjoeng keagoengan kedoea pemimpin Indonesia itoe.

                                                Boekittinggi, hari 19 boelan 8 tahoen 1945

                                               Atas nama bangsa Indonesia di Soematera

      ttd

                                                                   Moehammad Syafei

 

Selebaran ini dicetak dengan tinta merah di atas kertas putih dan disebarkan kepada umum serta ditempelkan dimana-mana. Guna menambah keyakinan rakyat dengan adanya proklamasi kemerdekaan itu serta mendukung proklamasi yang telah diumumkan, kepada seluruh rakyat dianjurkan untuk memasang bendera merah-putih di rumah masing-masing, di kantor-kantor dan mobil.

Penulis: Ali Surakhman
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: - Perjuangan Rakyat Kerinci, Dpt. Alimin - Dialog sejarah yang diselenggarakanoleh Museum Perj


comments