Rabu, 11 Desember 2019

Pengibaran Merah Putih Pertama di Masjid Raya Sungai Penuh (1)


Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:48:03 WIB


Ali Surakhman
Ali Surakhman /

Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia diketahui di Kerinci tanggal 23 Agustus 1945. Ini setelah utusan dari Padang menemui H. Muchtaruddin (tokoh masyarakat Kerinci) menyerahkan salinan teks proklamasi. Tanggal 24 Agustus 1945 (Jum’at pagi) rapat diadakan di kediaman A. Thalib Tyui (di rumah Nek Siin).

Pada kesempatan tersebut hadir para pemimpin masyarakat, pemuda, anggota-anggota ex Gyu-Gun dan Hei-ho. Rencana semula rapat tersebut akan diadakan di rumah H. Adnan Thaib, karena keamanan tidak mengizinkan yang mana tentara Jepang masih berada didekatnya. Atas kesepakatan bersama maka rapat dipindahkan di rumah Nek Siin Sungai Penuh.

Demikian pada hari Jumat tanggal 24 Agustus 1945 bendera Merah Putih untuk pertama kalinya dikibarkan di puncak Masjid Raya Sungai Penuh  oleh A. Thalib mantan Tyui (Letnan I) Gyu-Gun.

Untuk tiang bendera diambil galah (entei) penghalau ayam jemuran padi seorang wanita yang bernama Maimunah. Sedangkan peniupan terompet dilaksanakan oleh Ahmad Dirajo alias guru Makbul.

Sorenya baru bendera berkibar di beberapa dusun. Besok harinya Sabtu tanggal 25 Agustus 1945 diadakan pengibaran bendera Merah Putih secara resmi di lapangan Sungai Bungkal (sekarang Kantor DPRD Kerinci) dan di belakang asrama tentara eks Jepang (sekarang Kantor Kodim 0417 Kerinci).

Beberapa hari kemudian, diadakan rapat kembali untuk membentuk alat-alat perjuangan, seperti Komite Nasional, Badan Keamanan Rakyat, Pemuda Republik Indonesia dan lain-lainnya sambil menunggu instruksi lebih lanjut.

Penulis: Ali Surakhman
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: - Perjuangan Rakyat Kerinci, Dpt. Alimin - Dialog sejarah yang diselenggarakanoleh Museum Perj


comments