Sabtu, 7 Desember 2019

Dianggap Mengancam, Buaya Besar Penghuni Sungai Ditangkap Warga Tanjabtim


Jumat, 24 Agustus 2018 | 10:48:09 WIB


Buaya besar yang ditangkap dan tidak dilukai warga. Warga hanya berharap agar buaya dipindahkan
Buaya besar yang ditangkap dan tidak dilukai warga. Warga hanya berharap agar buaya dipindahkan / Nanang

MUARASABAK-Warga Kelurahan Pandan Jaya, Blok E, RT 30, RW 7 di Sungai Timun, berhasil menangkap buaya betina jenis katak seberat 250 Kg dengan panjang 3 meter. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. 

Julianto, salah seorang warga yang menangkap buaya mengatakan, sebelum dirinya dan 4 rekannya menangkap buaya, reptil besar ini menampakkan diri di hadapan dirinya dan rekan-rekannya saat memancing di Sungai Timun. Awalnya dirinya dan rekannya tidak begitu menggubris adanya penampakan buaya tersebut karena menurutnya hal tersebut sudah biasa. 

"Tapi setelah disenter kok makin lama makin mendekat. Kami berfikir ini sudah mengancam," tuturnya.

Menurut dia, setelah beberapa jam kemudian air mulai pasang, ternyata buaya tersebut terus menyusuri sungai dan mengarah kedaratan.

"Dan di hadapan kami buaya tersebut langsung menyambar kambing," ucapnya.

"Itu lah langsung kami tangkap dengan peralatan seadanya," katanya lagi.

Senada dikatakan Saifullah. Menurutnya,

ternak di mangsa buaya bukan pertama kali terjadi. Tetapi sudah sangat sering terjadi. Jika sudah seperti ini menurutnya lama kelamaan manusia juga bisa menjadi mangsa.

"Ini sudah mengancam, Harapan kami ke  pihak BKSDA kalau bisa buaya ditangkap semua," harapnya.

Menurut dia, buaya di Sungai Timun cukup banyak. Bahkan masih ada 3 ekor lagi yang terbesar dan sering menggangubl aktivitas warga saat melalui jalur sungai.

"Kami meminta pihak terkait untuk segera menangani. Karena sejauh ini sudah dua kali penangkapan terjadi," tambahnya.

Sementara itu perwira penghubung, Kapten Inf Indra, mengucapkan ribuan terima kasih atas usaha warga. Meski buaya tersebut merupakan buaya ganas tetapi warga menangkap dan tidak melukai.

"Apresiasi kita kepada warga. Mereka menangkap tanpa melukai. Karena ini hewan dilindungi," ucapnya.

Hal sama juga disampaikan Lurah Pandan Jaya, Iduar Aidi, yang memberikan apresiasi kepada warga atas penangkapan buaya tersebut dan tidak melukai atau membunuh.

"Ini luar biasa, meski bertaruh nyawa warga tidak membunuh atau melukai buaya ini. Harus ada ucapan terimakasih dari intansi terkait yaitu pihak BKSDA," ucapnya. 

Dia pun berharap pihak BKSDA segera melakukan penangkapan buaya di kawasan Sungai Timun. Karena berdasarkan hitungan warga masih banyak dan cukup ganas masih berkeliaran.

"Mohon kiranya mengambil langkah postif sehingga tidak memakan korban," tegasnya. 

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat yang selalu menggunakan tranaportasi air sungai untuk lebih berhati-hati saat melalui jalur Sungai Timun.

"Kalau bisa dihindari jangan sampai menjadi korban," tandasnya.


Penulis: Nanang
Editor: Herri Novealdi



comments