Senin, 26 Agustus 2019

Petrochina Mulai Realisasikan Hutan Kota


Kamis, 30 Agustus 2018 | 11:56:54 WIB


/

MUARASABAK-Rencana pembangunan hutan kota di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai direalisasikan. Ditandai dengan penanaman serentak secara simbolis oleh Gubernur Jambi dan Bupati Tanjung Jabung Timur pada Rabu (29/8) pagi, pembangunan hutan kota di areal seluas 83 hektar mulai dilaksanakan.

Hutan kota Tanjabtim itu berlokasi di Kelurahan Rano Kecamatan Muarasabak Barat persisnya di hamparan antara perkantoran Pemkab dan jalan menuju perkantoran PT Petrochina Jabung Ltd. Dari areal 83 Ha lahan yang disiapkan Pemkab Tanjabtim, 40 Ha diantaranya digunakan sebagai lokasi penanaman pohon oleh Petrochina. Berbagai bibit jenis tanaman keras sudah disiapkan. Sebagian besarnya adalah jenis pohon endemik Tanjabtim seperti Jelutungrawa, Ramin, Merbau, Gaharu, Pulairawa, Leban, Ketapang, Tembesu, Simpur, Kelat, Terap, Asamkandis, Asamgelugur, Nibungputih, Birabira, Sagu, Bungur dan Kasai.

“Empat puluh hektar itu tidak satu hamparan, akan kita flot berpencar karena kami juga menyiapkan berbagai fasilitas yang terintegrasi dengan hutan kota itu sendiri,” ujar Bupati Romi Hariyanto usai acara penanaman. 
Romi menyebutkan, hutan kota itu didesain untuk optimal memenuhi tiga fungsi. Resapan air, pilar utama menjaga keserasian fisik kota, dan sebagai unsur penunjang wisata edukasi. 

Karena itu nantinya, di areal 43 Ha yang tidak ditanami pohon akan dibangun berbagai fasilitas. Adapun pola kerjasama antara Pemkab dan Petrochina, dijelaskan Romi, mulai penanaman, perawatan hingga pohon tumbuh besar merupakan tanggungjawab Petrochina. “Lahan 83 hektar itu kita yang menyiapkan, 43 hektarnya kita siapkan fasilitas layaknya hutan kota modern,”jelasnya.

Sebelumnya, Field Manager Petrochina Jabung, Slamet Supriyanta, di hadapan Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar dan Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto, menjelaskan bahwa peran Petrochina dalam membangun hutan kota Tanjabtim, merupakan salah satu kewajiban atas penggunaan sejumlah areal hutan dalam kegiatan eksplorasinya. 

Atas total 30 IPPKH (ijin pinjam pakai kawasan hutan), Petrochina berkewajiban melakukan rehabilitasi di daerah aliran sungai. Untuk itu Petrochina telah mendapatkan lokasi di daerah aliran sungai seluas 493 Ha di wilayah Sungai Londrang Kelurahan Telukdawan. Sedangkan 40 Ha sisanya adalah di kawasan hutan kota di Kelurahan Rano. Keduanya adalah bagian Kecamatan Muarasabakbarat. 

Sementara itu, saat lounching hutan kota secara resmi, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar berpesan agar sinergi yang baik antara Petrochina dan Pemkab Tanjabtim dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. Dengan sinergi yang baik, Fachrori berkeyakinan beban tugas meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih ringan. Khusus untuk hutan kota yang segera dibangun, Fachrori memberi apresiasi yang tinggi. Namun ia juga mengingatkan, bahwa apa yang telah dimulai tersebut harus dipertanggungjawabkan hingga tuntas. 

“Jangan sampai kita cuma pandai membangun, tapi tak bisa memelihara. Itu yang sering jadi kelemahan kita,”kata Fachrori.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments