Senin, 16 Desember 2019

Dewan Tinjau Kondisi Bangunan SDN 21

Konstruksi Rusak Dikhawatirkan Ambruk

Kamis, 13 September 2018 | 11:34:49 WIB


Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi ketika melihat kondisi bangunan SDN 21
Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi ketika melihat kondisi bangunan SDN 21 / Amril Hidayat

JAMBI- Konstruksi bangunan SDN 21 yang berada di Kelurahan Mudung Laut Kecamatan Pelayangan sangat memprihatinkan.Bangunan sekolah dari panggu dengan tiang beton tersebut mengalami kerusakan sehingga dikhawatirkan ambruk.

Untuk melihat kondisi tersebut kemarin (12/9) Komisi III DPRD Kota Jambi mengunjungi sekolah tersebut untuk melihat langsung kondisi bangunan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun mengatakan bahwa pihaknya sudah melihat langsung kondisi SDN 21." Kami sudah lihat, memang kondisi tiang beton dari SDN 21 ini sudah menghawatirkan," kata Junedi.

Kata dia pihaknya sudah melaporkan hal tersebut kepada Dinas PU PR melalui Cipta Karya agar segera merekonstruksi tiang beton tersebut. "Karena kalau tidak segera ditangani kita khawatir bangunannya roboh," ujarnya.

Dia mengatakan kondisi ini tak bisa dibiarkan terlalu lama, karena kalau dibiarkan lama bisa memakan korban.Sementara itu warga setempat berharap segera ada penanganan. Pasalnya konstruksi bangunan tersebut mengalami kerusakan sehingga dikhawatirkan sewaktu-waktu sekolah tersebut akan roboh. "Tiang-tiang betonnya sudah keropos, bahkan turap penyangga juga sudah retak, kami takut sekolah ini bakal roboh saat jam pelajaran berlangsung," kata Ketua RT 04 Kelurahan Mudung Laut, Buhari, Rabu, (12/9).

Kata Buhari sekolah tersebut sudah dibangun sejak puluhan tahun lalu. Namun dulu saat pengecoran wilayah tersebut diterjang banjir sehingga konstruksi bangunan nya tidak tahan lama. "Memang wilayah kami ini sering diterjang banjir, bahkan banjir siklus 5 tahunan bisa mencapai 2,5 meter," katanya.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah Jumlah siswa di sekolah tersebut lebih dari 100 orang. Sehingga jika tidak segera ditangani, ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita tahu bahwa wilayah Seberang ini berbatasan langsung dengan sungai, sehingga anginnya sangat kencang sekali," katanya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments