Rabu, 26 September 2018

Mendagri dan Tempo Anugerahi Fasha Indonesia"s Attractiveness Award

Wujudkan Kota Jambi Sebagai Kota Potensial Investasi

Jumat, 14 September 2018 | 11:32:25 WIB


/ istimewa

JAKARTA – Seakan tiada hari tanpa prestasi. Mungkin kalimat ini pantas disandangkan kepada sosok inspiratif Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME. Kali ini Wali Kota Jambi Syarif Fasha kembali dinobatkan sebagai kepala daerah berprestasi dari media massa ternama di Indonesia.

Adalah Tempo Inti Media Group penerbit Majalah Tempo, Koran Tempo, Tempo English, Majalah Travelounge dan Portal News Tempo.co bersama Frontier Consulting, menetapkan Wali Kota Jambi Syarif Fasha sebagai kepala daerah peraih penghargaan Indonesias Attractiveness Award (IAA) 2018 untuk kategori Kota Potensial Investasi.

Sebagai kepala daerah, Fasha dinilai berhasil melakukan perubahan besar dan membawa Kota Jambi sebagai satu dari daerah yang memiliki peluang investasi terbaik di Indonesia.

Komitmen Wali Kota Jambi yang membuka membuka peluang seluas-luasnya bagi tumbuhnya investasi di daerah dengan memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi investor, seperti dengan menyederhanakan regulasi, memangkas birokrasi, mempermudah akses melalui perizinan online menjadi point penting dalam penilaian penghargaan tersebut.

Keberhasilan Syarif Fasha meraih anugerah tersebut selain menambah daftar panjang penghargaan yang telah diterimanya, sekaligus mencatatkan dirinya sebagai peraih IAA dua kali berturut-turut. Pada tahun lalu (2017), Fasha juga berhasil meraih anugerah bergengsi dari data Indonesia attractive index tersebut.

Apresiasi penghargaan itu langsung diserahkan oleh Mendagri Tjahyo Kumolo didampingi Direktur Utama PT. Tempo Inti Media Tbk, Thoriq Haddad dan CEO Frontier Consulting Group, Handi Irawan, dalam sebuah acara selebrasi yang berlangsung Jumat malam (14/9) di Ballroom Hotel JW Marriot Jakarta.

Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah peraih IAA 2018. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut, menurutnya, momen itu sangat strategis dalam membantu memajukan perkonomian dan daya saing masing-masing daerah.

“Ini menjadi upaya untuk memajukan investasi yang nantinya akan meningkatkan perekonomian daerah,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, lanjutnya, pemerintah daerah harus menyelesaikan hambatan dalam masalah perizinan, melakukan reformasi peraturan, menyiapkan pembiayaan dan sumber daya, serta penyederhanaan proses birokrasi.

“Mari kita saling meningkatkan kesadaran untuk menjadikan daerah sebagai tujuan investasi, membangun strategi terarah, serta memberikan informasi kepada para investor untuk berinvestasi di daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha kepada sejumlah awak media usai menerima anugerah IAA 2018 tersebut, mengatakan bahwa penghargaan itu dipersembahkan untuk semua warga Kota Jambi dan segenap jajaran Pemerintah Kota Jambi. Ia juga mengapresiasi pelaksana kegiatan dalam hal ini Tempo Inti Media Group.

“Selain mengapresiasi penyelenggara dalam hal ini Tempo Inti Media Group yang dalam proses panjang penilaiannya akhirnya menetapkan kami sebagai peraih anugerah IAA 2018. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada semua warga Kota Jambi dan segenap jajaran Pemkot Jambi khususnya bidang perizinan dan investasi yang telah bekerja dengan baik hingga Kota Jambi berhasil meraih anugerah bergengsi tersebut,” ujar Fasha.

Fasha juga menegaskan tekadnya untuk menjadikan Kota Jambi sebagai salah satu daerah tujuan investasi terbaik di Indonesia.

“Kota Jambi meraih penghargaan di bidang kota potensial investasi, itu merupakan salah satu upaya yang kita lakukan selama ini untuk menjadikan kota kita sebagai salah satu daerah destinasi investasi. Investasi selama ini di Kota Jambi sudah naik diangka hampir 350% dan ini merupakan suatu keberhasilan Kota Jambi dalam mengembangkan potensi investasi dengan memberikan peluang kepada para investor agar lebih mudah berinvestasi,” terang Fasha.

Proses penilaian IAA sangat selektif dan memakan waktu panjang. Tim penilai yang terdiri dari para pakar, baik dari akademisi, praktisi dan media massa itu tidak hanya melakukan survey data namun juga melakukan fact finding (tinjauan lapangan) di daerah. Selain itu, setelah masuk nominasi, kepala daerah juga diminta melakukan ekspos atau paparan dihadapan para pakar tersebut untuk membuktikan program dan komitmennya.

Sebagaimana diketahui, sebelum ditetapkan sebagai peraih IAA 2018, Wali Kota Jambi Syarif Fasha lebih dahulu melakukan tahapan penilaian presentasi yang berlangsung pada Juli lalu di ruang Tempo Co-working Space, gedung Tempo Jakarta.

Fasha menyampaikan paparannya dihadapan para pakar dari kalangan pengamat Ekonomi, Akademisi, Konsultan dan Jurnalis, yang terdiri dari Bambang Harymurti (Tempo Group), Handi Iriawan (Frontier Consulting) dan Prof. DR. Carunia Mulya Firdausy (Akademisi / Pengamat Ekonomi).

Indonesias Attractiveness Award adalah suatu penghargaan bergengsi yang diberikan kepada kepala daerah yang memiliki prestasi dan daya tarik di sektor Investasi, Infrastruktur, Layanan Publik dan Pariwisata. Metodologi yang digunakan dalam penilaian adalah dengan lebih dahulu menentukan nominasi Provinsi/Kabupaten/Kota yang di survey berdasarkan metode MP3EI, dan selanjutnya dilakukan pengumpulan serta pengujian data sekunder, yang kemudian dilanjutkan dengan menentukan Top 2 “Terbaik” dan Top 2 “Potensial” di setiap dimensi kategori untuk Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments