Minggu, 15 Desember 2019

Duh! Murid SD di Tanjabtim Diduga Dicabuli Kakek Tiri


Senin, 17 September 2018 | 20:54:53 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARASABAK - Sungguh biadab kelakuan kakek yang diduga telah mencabuli seorang bocah kelas IV Sekolah Dasar (SD), yang tak lain merupakan cucu tirinya sendiri. Pelaku diketahui adalah warga Kecamatan Muarasabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berinisial N (70).

Merasa tidak senang, keluarga korban melaporkan perbuatan pelaku ke Mapolsek Muarasabak Timur sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (12/9) lalu. Kapolres Tanjabtim, AKBP Marinus Marantika Sitepu, melalui Kapolsek Muarasabak Timur AKP Suwanto membenarkan bahwa ada dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur yang pelakunya adalah kakek tiri korban.

"Untuk keterangan saksi-saksi, seperti tante korban sudah dikumpulkan," katanya, saat dihubungi via whatsapp, Senin (17/9).

Kronologis kejadiannya, diceritakan AKP Suwanto, pada Selasa (11/9) lalu, ada saksi yang mendapat info bahwa telah terjadi pencabulan terhadap korban oleh terduga pelaku. Kemudian sekira pukul 20.00 WIB, korban datang ke rumah tantenya untuk menceritakan kejadian tersebut.

"Pada saat itu saksi bertanya langsung ke pada korban tentang apa yang terjadi. Kemudian korban menjawab bahwa dirinya telah dicabuli oleh kakek tirinya sejak lebih kurang 3 bulan yang lalu," tuturnya.

Dijelaskan pula oleh korban bahwa pelaku mencabulinya pada saat korban baru mandi sore dan saat itu pelaku menarik korban dan menyekap mulut korban dengan menggunakan kain dan membawa korban ke dalam kamar rumah pelaku yang berada di belakang rumah korban.

"Korban cerita kalau pelaku memasukkan alat kelaminnya ke kemaluan korban. Berdasarkan keterangan korban bahwa dirinya telah di cabuli sebanyak 3 kali," terangnya.

Dengan laporan kejadian tersebut, anggota Polsek Muarasabak Timur langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan terduga pelaku untuk dibawa ke Mapolsek Muarasabak Timur.

Hasil koordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Tanjabtim, pelaku agar diserahkan unit PPA Polres Tanjabtim dan akan dijemput unit Opsnal Reskrim Tanjabtim.

"Sementara korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum et revertum, guna tindak lanjut proses penyidikan. Sedangkan pihak korban diarahkan untuk langsung melaporkan ke Mapolres Tanjabtim," ujarnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Herri Novealdi



comments