Jumat, 13 Desember 2019

Pemkab Bungo Minta Pendampingan Kemenkumham Dalam Penyusunan Ranperda


Senin, 17 Juni 2019 | 10:22:24 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARABUNGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo melibatkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi dalam hal penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Bahkan kedua pihak menjalin kerjasama itu dalam bentuk MoU.

Bupati Bungo H. Mashuri mengatakan, kerjasama yang terjalin antara Pemkab Bungo dengan Kemenkumham semakin baik. “Kita (Pemkab Bungo, red) sudah dua kali berturut-turut mendapatkan penghargaan (Kabupaten Peduli HAM),” kata Mashuri.

Bersamaan dengan itu, kedatangan Kakanwil ke Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun, bertujuan memperkuat pendampingan dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Penguatan ini dibuktikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kakanwil dan Bupati Bungo di Rumah Dinas Bupati Bungo.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi, Agus Nugroho Yusup mengatakan, pendampingan itu masalah pembelaan hukum, sadar hukum dan HAM.

“Jadi setiap Pemda menyusun suatu Perda, nanti kita selalu dilibatkan di dalamnya. Jadi ada kolaborasi antara kami (Kemenkumham-red) dengan Pemda,” kata Kakanwil, dalam Kunjungan Kerjanya ke Kabupaten Bungo, Kamis (13/06/2019), dengan agenda penandatanganan MoU Pendampingan Penyusunan Ranperda.

Di bagian lain, Agus Nugroho Yusup menilai, Kabupaten Bungo memiliki komitmen dan upaya untuk memenuhi hak-hak dasar warga dan masyarakatnya. Sehingga bisa menjadi tolak ukur bagi daerah lain.

“Indikator saya, Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Muara Bungo. Saya lihat bisa jadi tolak ukur. Disitu sudah dibangunnya Lapas yang berpeduli HAM. Disitu sudah ada taman bermain anak, tempat ibu menyusui, tempat disabilitas,” ujar Kakanwil.

Ia berharap, hal sama dilakukan seluruh Pemda dalam realisasi pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Meningkatkan peran dan tanggung jawabnya dalam penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan, dan kemajuan hak asasi manusia.


Penulis: Budi Prasetyo
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments