Minggu, 9 Agustus 2020

Perampok Bersenjata Api Kembali Beraksi di Tebo, Rp 47 Juta Dibawa Kabur


Kamis, 27 September 2018 | 12:01:22 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARATEBO – Kawanan rampok kembali beraksi di wilayah hukum Polres Tebo. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Tarmizi (40), warga Desa Balai Rajo, Kecamtan VII Koto Ilir.

Dalam kejadian itu, pelaku berhasil membawa kabur uang sebanyak 47 juta milik korban yang baru saja dipinjamnya dari bank.  Informasi yang berhasil dirangkum,  peristiwa perampokan ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (25/9).

Awalnya korban mengambil uang pinjaman dari Bank BRI di daerah Kecamatan Rimbo Bujang. Setelah itu,  korban bersama istrinya menggunakan mobil langsung pulang ke rumahnya di Desa Balai Rajo.

Sampai di rumah, korban dan istri masuk ke dalam. Tidak beberapa lama kemudian, datang dua orang tak dikenal menggunakan sepeda dan langsung masuk ke rumah korban. Diduga dua orang tak dikenal tersebut sudah mengikuti korban sejak ke luar dari bank.

Sampai di dalam rumah, dua kawanan rampok tersebut langsung menodongkan senjata api (senpi) ke arah korban sambil meminta korban menyerahkan uang yang baru saja diambilnya dari bank, namun korban menolak menyerahkan. Akhirnya kedua kawan rampok tersebut menyekap istri korban sambil mengancam akan membunuh tidak menyerahkan uang.

Bahkan kawanan rampok tersebut sempat menembakkan senpinya ke arah jendela untuk mengancam korban. Melihat istri ditodong senpi, akhirnya korban pun menyerahkan uang tersebut kepada kawanan rampok.

Mendapat uang tersebut,  dua kawanan rampok bersenpi langsung kabur menggunakan sepeda motor. Walaupun sempat dikejar oleh beberapa warga,  namun kedua perampok telah kabur jauh. "Kemungkinan pelaku sudah mengikuti kami sejak dari Rimbo Bujang," ujar Tarmizi.

Kepala Desa Balai Rajo, Aflin mengatakan jika pelaku sempat dihadang warga saat posisinya sudah berada di pasar,  namun ia meletuskan senjata hingga warga tak berani berbuat. Pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang langsung kabur.

"Itu uangnya ada di tas yang bawa istrinya kemungkinan sudah diikuti sejak awal, sempat dihadang,  namun mereka menembakkan senjatanya dan langsung kabur," kata Aflin.

Kejadian ini kali pertama terjadi di desanya, dan ia pun meminta warga untuk waspada agar kejadian ini tak terulang kembali. "Ini kejadian pertama kali di desa kami, kita menghimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada ke depannya," tuntas Kades.

Terkait kejadian ini,  Kapolsek VII Koto Ilir Iptu Kristian belum bisa memberikan konfirmasi. Bahkan dirinya mengatakan bahwa sedang berada dalam hutan untuk mengatasi Karhutla.

"Maaf ya, saya masih di dalam, masih ngurus kebakaran lahan," ujarnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments