Sabtu, 20 Oktober 2018

Sukandar Pastikan Mako Brimob Tetap Dibangun


Rabu, 10 Oktober 2018 | 10:17:20 WIB


Bupati Tebo, Sukandar
Bupati Tebo, Sukandar / istimewa

TEBO-Bupati Tebo, Sukandar memastikan pembangunan Mako Brimob akan tetap dilakukan di Tebo. Meski sempat beredar kabar rencana itu batal, namun hal itu dibantah oleh suami, Saniatul Lativa ini.

Kata Sukandar, rencana pembangunan Mako Brimob di Kabupaten Tebo tetap berlanjut. Proses saat ini adalah pelepasan hibah tanah sekitar 6 hektare dari pemerintah daerah.

“Isu dibatalkan, tidak bakal. Tim Kapolda Jambi sudah survei lapangan dan dia setuju. Di Tebo bakal dibangun Markas Brimob bukan lapangan latihan tembak Brimob,” ujar Sukandar yakin.

Sukandar mengakui dan bahkan mengikuti rangkaian acara Kunker Kapolri ke Kabupaten Bungo pekan lalu. Meski ada hibah tanah serupa di Kabupaten Bungo, barang kali katanya itu untuk hal yang lain, bisa saja kedua tempat tetap dipakai untuk kepentingan Brimob.

“Mungkin Bungo latihan tembak dan kita markasnya, sama seperti Konpi senapan B TNI  Muara Tebo,” pungkasnya.

Untuk diketahui, terjadinya peningkatan Tipe Polda Jambi dari Tipe B ke Tipe A, maka akan dilakukan pengembangan Mako Brimob. Kabupaten Tebo dipilih untuk menjadi lokasi pembangunan Mako Brimob Detasmen C tersebut.

Saat itu,  Sukandar menerima  surat terkait pembangunan Mako Brimob di Kabupaten Tebo. Dia bersama para petinggi pejabat Tebo dan DPRD langsung respon.

"Kita berharap 2019 nanti Mako Brimbo sudah berdiri di Kabupaten Tebo,” ulas Sukandar.

Sebelumnya Waka Polres Tebo,  Kompol Yudha Pranata juga mengatakan bahwa dengan adanya peningkatan Tipologi Polda Jambi ke Tipe A maka ada penambahan satu Detasmen Brimob. Dari itu Polda Jambi mengusulkan untuk dibangun di wilayah Bungo-Tebo.

"Dari usulan Kapolda bahwa pembangunan Detasmen C Brimob dilakukan di wilayah barat yaitu Bute,  untuk itu bersama Kasat Brimob kita telah melihat lokasinya yang difasilitasi oleh Bupati," kata Wakapolres.

Terkait pembangunannya, dia menjelaskan bahwa pembangunan akan dilakukan setelah penganggaran nanti dari Polri, namun sebelum itu masih dilakukan legalitas terkait lokasi 6 hektare tanah yang diusulkan oleh Pemkab Tebo.

"Yang jelas lokasi pembngunannya di Tebo, namun saat ini masih ada proses mempersiapkan lokasi termasuk legalitasnya. Untuk satu detasmen, minimal diisi 800 anggota Brimob nantinya," ujarnya Wakapolres.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments