Minggu, 26 Juni 2022

Pedagang di RSUD Raden Mattaher Jambi Demo ke Kantor Gubernur

Selasa, 09 Oktober 2018 | 21:21:37 WIB


Asisten II Setda Provinsi Jambi Agus Sunaryo saat meninjau keberadaan pedagang di kawasan RSUD Raden Mattaher Jambi
Asisten II Setda Provinsi Jambi Agus Sunaryo saat meninjau keberadaan pedagang di kawasan RSUD Raden Mattaher Jambi / metrojambi.com

JAMBI - Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Lembaga Pengawas Pembangunan dan Pelaporan Tindak Pidana Korupsi Jambi (LP3TKJ) menggelar aksi demonstrasi di kantor Gubernur, di kawasan Telanaipura, Selasa (9/10).

Dalam aksi tersebut, mereka meminta Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, untuk memanggil Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher terkait pemberian solusi yang berkeadilan bagi para pedagang di lingkungan RSUD Raden Mattaher.

Bahwasanya para pedagang dilingkup Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi telah berdagang belasan tahun sejak pimpinan RSUD Raden Mattaher yang sebelumnya.

"Kebijakan bagi pedagang mestinya harus diprioritaskan dan dicarikan solusi tempat yang adil dan status legalitas pedagang sudah ada dari pimpinan sebelumnya yakni pedagang kantin Jamsostek," ujar salah seorang pedagang.

Selanjutnya, Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi drg Iwan Hendrawan menangapi bahwa sebelumnya mereka sudah dua kali melakukan mediasi dan musyawarah secara bersama.

"Posisi mereka tempat berjualan melanggar aturan akreditasi rumah sakit, selain itu persoalan penyebaran penyakit, dari makanan lalat nempel dan dapat menebar kemana-mana, kita kan nggak tahu ini penyakit-penyakit apa saja," ungkapnya saat ditemui awak media.

Kata Iwan, setelah mediasi pihaknya sudah memberikan solusi untuk pedagang agar berjualan di Kantin Sosro. Herannya, terang Iwan, malah muncul isu-isu yang tidak benar.

"Kemarin sudah oke, dan bayarnya itu Rp 100 ribu perbulan, tapi malah diisukan kami minta Rp 20 juta, dari mana?" terangnya.

Iwan mengatakan, pemindahan kantin dilakukan karena RSUD Raden Mattaher ingin menuju rumah sakit yang mandiri. Mereka sebelumnya sudah mediasi dan telah siap untuk difasilitasi di Kantin Sosro.

"Yang jualan di dalam itu ada jualan pakaian, dimana ada rumah sakit yang jualan pakaian tergantung-gantung, kan nggak ada keindahan," tuturnya.

Dampak aksi pedagang di lingkungan RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi akhirnya Asisten II langsung turun ke lokasi. Berdasarkan pantauan Metro Jambi, Asisten II Agus Sunaryo tampak didampingi Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher drg Iwan menemui langsung para pedagang.

Setelah lakukan mediasi serta kesepakatan, pedagang menyetujui untuk pndah ke kantin Sosro yang terletak di depan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi.

"Karena 2019 akan ada peninjauan akreditasi kembali, hari ini pedagang kita data, sebelum lokasi kantin siap pakai, sementara pedagang tidak akan digusur," kata Agus Sunaryo.

Selain Asisten II Setda Pemprov Jambi, Plt Direktur, tampak juga hadir di lokasi yakni Karo Aset, Biro Hukum dan Karo Humas dan jajaran RSUD Raden Mattaher.


Penulis: Rina
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments