Selasa, 11 Desember 2018

Imigrasi Kuala Tungkal Awasi Keberadaan Puluhan WNA di Dua Kabupaten


Kamis, 11 Oktober 2018 | 11:09:42 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

"Waktu SKTT WNA tergantung permintaan yang bersangkutan, bisa 6 bulan hingga satu tahun. Sementara ‎Pengeluaran KITAS juga berdasarkan domisili berdasarkan wilayah kerja WNA yang bersangkutan,” jelasnya.

"Paling besar WNA bekerja di PT Lontar, sekitar 50 persen lah, sisanya diperusahaan perusahan lain di Tanjab Barat,” ujarnya menambahkan.

Menurut Sarnubi, tidak menutup kemungkinan jumlah WNA di Tanjab Barat akan bertambah. Sebab, untuk kantor Imigrasi di Provinsi Jambi ada 3 kantor diantaranya Jambi, Kerinci, dan Tanjabbar. Kemungkinan kata dia jumlah itu bertambah berdasarkan dokumen IMTA WNA dapat dikeluarkan oleh kantor Imigrasi dimana WNA berdomisili atau bekerja.

"Mungkin saja WNA yang sudah mengantongi IMTA di imigrasi Jambi, bekerja di Tanjabbar, jadi tidak masuk di data kita. Kalau bisa, untuk perusahaan kami minta kerja samanya untuk melaporkan WNA yang bekerja di Tanjabbar untuk mengurus IMTA ditanjab barat, dengan tujuan agar imigrasi dapat mengawasi secara seksama," tandasnya.


Penulis: Muammar Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments