Sabtu, 15 Desember 2018

PAD Meningkat, DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Berhemat


Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:06:13 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

SUNGAIPENUH - Hal yang paling krusial dalam pembahasan maupun pelaksanaan anggaran nanti adalah, dimana saat ini Kota Sungai Penuh sedang berada di penghujung tahun anggaran. Kurang dari tiga bulan ke depan, tahun anggaran 2018 berakhir.

Tentunya semua program yang telah direncanakan, harus mampu direalisasikan dengan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan tetap memprioritaskan hal yang dianggap penting dan memperhatikan kualitas pekerjaan.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Sungai Penuh, Aspar Nasir, mengatakan bahwa setelah mencermati dan mempelajari nota keuangan rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Sungai Penuh Tahun 2018, dan rancangan peraturan daerah Kota Sungai Penuh tentang perubahan APBD tahun anggaran 2018.

Fraksi Demokrat DPRD Sungai Penuh perlu memberikan catatan dan saran kepada Pemerintah Daerah Kota Sungai Penuh, melalui seluruh SKPD dalam ruang lingkup Kota Sungai Penuh sebagaimana tugas dan fungsi DPRD sebagai lembaga legislasi, pengangaran dan pengawasan.

Dikatakan Aspar Nasir, bahwa ditinjau dari pendapatan daerah Kota Sungai Penuh mengalami peningkatan sebesar 2,03 persen, yang semula berjumlah Rp 714,05 miliar menjadi Rp 728,51 miliar atau meningjat sebesar 14,46 miliar yang terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan pendapatan lainnya dianggap sah.

"Dalam hal ini, Fraksi Demokrat menyarankan agar untuk masa yang akan datang, semua jenis pendapatan daerah yang sifatnya bersumber dari PAD lebih ditingkatkan. Mengingat, terdapatnya beberapa SKPD capaian pendapatan Daerah masih ada dibawah capaian yang diharapkan," ungkapnya.

Bukan hanya itu saja, ujar Aspar Nasir, ditinjau dari pembelanjaan daerah mengalami penurunan sebesar 1,90 persen atau Rp 15,14 miliar dari belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp 796,12 miliar yang terlaksana didalam pembelanjaan daerah sebesar Rp 780,98 miliar. "Dalam hal ini, Fraksi Demokrat menyarankan di dalam penghematan anggaran harus disesuai dengan keadaan keuangan daerah," tandasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments