Selasa, 23 Oktober 2018

BPJS Berhutang Miliaran Rupiah ke Rumah Sakit Jambi


Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:12:43 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ternyata berhutang miliaran rupiah kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Provinsi Jambi.

Plt Direktur RSUD Raden Mattaher, drg Iwan Hendrawan, membenarkan hal tersebut dan menjelaskan, BPJS belum membayar tagihan sejak Juli, Agustus, dan September 2018.

“Sejak bulan Juli hingga September dengan total sekitar 24 miliar. Di luar dendanya, kalau denda itu masuk ke kas BLUD,” ungkapnya, Kamis (11/10).

Ditambahkannya, secara kelembagaan RSUD Raden Mattaher telah menyurati BPJS Jambi terkait hal ini dan mengharapkan adanya percepatan realisasi pencairan.

"BPJS Jambi katanya menunggu kucuran dana dari pusat,” katanya.Iwan menegaskan, RSUD Raden Mattaher tetap berupaya memberikan layanan yang optimal meskipun klaim belum dibayarkan BPJS.

Sementara, Kabid Jaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Jambi Timbang Pamekas Jati saat dikonfirmasi mengatakan, memang terdapat utang di beberapa rumah sakit yang belum dibayarkan.

"Rp 50 miliar di 21 rumah sakit," ujarnya kepada Metro Jambi. Namun, dikatakan Timbang bahwa utang-utang tersebut tersisa Rp 11 miliar yang belum terbayarkan.

"Tinggal Rp 11 miliar belum dibayar per Oktober ini dan BPJS Jambi juga menunggu dana dari pusat," ujarnya. Disampaikannya bahwa sesuai peraturan presiden, perihal pembayaran jika 15 hari telat bayar maka BPJS dikenakan denda 1 persen.

"Kami punya kewajiban dengan bayar denda, jadi solusi yang telah berjalan yakni bekerjasama dengan bank mitra sehingga rumah sakit tetap dapat menjalankan pelayanannya," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments