Jumat, 3 April 2020

SMP 17 Mulai Siapkan Prasarana UNBK

Periksa Komputer dan Tambah Daya Listrik

Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:01:30 WIB


Kepala SMP Negeri 17, Arman Danil
Kepala SMP Negeri 17, Arman Danil / Jainal Abidin

JAMBI - Meskipun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP baru akan digelar April 2019 mendatang, sejumlah sekolah di Kota Jambi sejak jauh-jauh hari sudah mulai mempersiapkan diri.

Seperti SMP Negeri 17 Kota Jambi, mempersiapkan diri dengan memeriksa Kembali kondisi dan perangkat Komputer sekolah yang nantinya akan digunakan, memastikan kondisi aman dan siap digunakan.

"Komputer sudah kita cek, dan sejauh ini tidak ada masalah," ujar Kepala SMP Negeri 17, Arman Danil, Kamis (18/10) kemarin.

Menurutnya, 50 unit komputer bantuan Dinas Oendidikan (Disdik) Kota Jambi yang dipakai untuk UNBK tahun lalu, saat ini dimanfaatkan siswa untuk kegiatan belajar mengajar. "Untuk mata pelajaran TIK, anak-anak memanfaatkan komputer yang ada," jelasnya.

Selain itu saat pelaksanaan ujian semester, siswa Kelas IX juga telah menggunakan komputer. Ini dilakukan untuk memberikan pemahaman serta mental siswa saat mengerjakan soal ujian menggunakan komputer.

"Jadi pas UNBK nanti, siswa sudah terbiasa mengerjakan soal di layar komputer," imbuhnya.

Kendati siswa sudah siap, menurut Danil, jumlah komputer sekolah saat ini masih belum memenuhi untuk menampung jumlah siswa Kelas IX yang akan mengikuti UNBK, karena sekolah masih membutuhkan 50 unit lagi.

"Kabarnya Disdik bakal bantu sekolah lagi, sama seperti tahun lalu," paparnya.

Alternatif lainnya adalah, sekolah berkoordinasi dengan orangtua siswa, meminjamkan laptop untuk digunakan anaknya selama mengikuti ujian. "Hal ini sudah kita sampaikan dan orangtua menyanggupi," katanya.

Selain itu, sekolah juga menambah daya listrik, sehingga selama pelaksanaan ujian tidak terjadi pemadaman, karena daya kurang atau amper yang tidak mampu menampung daya tarik listrik. "Dua amper kita naikkan dayanya 2 kali lipat," katanya lagi.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments