Minggu, 16 Juni 2019

Tersangka Kasus Pipanisasi Tanjabbar Kembalikan Kerugian Negara Rp 200 Juta


Selasa, 06 November 2018 | 20:41:27 WIB


Wendi Leo Heriawan, salah seorang tersangka kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi air bersih Kabupaten Tanjabbar tahun 2009-2010 saat ditahan penyidik Kejati Jambi
Wendi Leo Heriawan, salah seorang tersangka kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi air bersih Kabupaten Tanjabbar tahun 2009-2010 saat ditahan penyidik Kejati Jambi / metrojambi.com

JAMBI - Tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi air bersih di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjabbar) tahun anggaran 2009-2010, Selasa (6/11), menjalani pemeriksaan perdana pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.

Ketiganya adalah Wendi Leo Heriawan selaku kuasa Direktur PT Batur Artha Mandiri, Eri Dahlan selaku Direktur PT Mega Citra Konsultan, dan Hendi Kusuma selaku pelaksana lapangan PT Mega Citra Konsultan.

Kasi Penyidikan Kejati Jambi, Imran Yusuf, mengatakan selain melakukan pemeriksaan, penyidik juga menerima pengembalian kerugian negara dari salah satu tersangka atas nama Wendi Leo, sebesar Rp 200 juta.

“Kita juga menerima pengembalian uang kerugian negara dari Wendi Leo Rp 200 juta yang dititipkan kepada penyidik. Uang itu akan kita simpan di rekening penampungan Bank BRI dengan status titipan,” ujar Imran.

Tidak hanya itu, Imran menyebutkan untuk pengembalian kerugian negara tim penyidik juga akan menginventarisir barang-barang sitaan yang masih bisa dipakai untuk pemulihan kerugian negara. “Tapi barang-barang yang masih dimanfaatkan,” tukasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments