Kamis, 19 September 2019

Pekan Harmoni Budaya Kota Sungai Penuh Resmi Dibuka


Rabu, 07 November 2018 | 13:18:07 WIB


Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kristiarti Ariani, saat memukul gong tanda dimulainya Pekan Harmoni Budaya Sungai Penuh
Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kristiarti Ariani, saat memukul gong tanda dimulainya Pekan Harmoni Budaya Sungai Penuh / metrojambi.com

SUNGAIPENUH - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 10 Kota Sungai Penuh tahun 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh menggelar Pekan Harmoni Budaya dan Sungai Penuh Expo. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Merdeka, Sungai Penuh.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB), didampingi Ketua TP-PKK Sungai Penuh Emi Zola Asafri, Rabu (7/11). Pembukaan Pekan Harmoni Budaya Kota Sungai Penuh juga ditandai dengan pemukulan gong oleh Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dra. Kristiarti Ariani, M.Hum.

Hadir dalam acara ini Walikota Sungaipenuh, Asafri Jaya Bakri (AJB), Istri Walikota, Emizola Asafri, Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Perwakilan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dra. Kristiarti Ariani M. Hum, DR. Sri Purnama Koordinator Budaya Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Wakil Walikota Sungaipenuh, Zulhelmi, Sekda, Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami, Kapolres Kerinci, Kajari Sungaipenuh, Kakanmenag Sungaipenuh, anggota DPRD, Kepala OPD dan Camat yang ada di Kota Sungaipenuh.

Dalam acara Pekan Harmoni Budaya dan Sungai Penuh Expo tahun 2018, menampilkan beberapa kegiatan, yang paling utama yakni menampilkan proses Kenduri Sko dan ritual penurunan atau pembersihan benda pusaka yang dilakukan Delapan Kecamatan dalam Kota Sungai Penuh.

Selain itu, kegiatan yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Sungai Penuh ini, juga akan diisi dengan pameran pembangunan yang diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN/BUMD dan kalangan swasta di Sungai Penuh.

Walikota AJB dalam sambutannya mengatakan, Pekan Harmoni Budaya Kota Sungai Penuh akan digelar hingga 10 November nanti. Salah satu tujuan dari kegiatan ini, kata AJB, adalah sebagai upaya meningkatkan dan menggeliatkan ekonomi Kota Sungai Penuh, karena Sungai Penuh merupakan kota perdagangan dan jasa.

“Banyak budaya di Kota Sungai Penuh, maka kita tunjuk dan tampilkan satu persatu. Oleh karena itu, Kenduri Sko harus dipraktekkan satu persatu maknanya, agar menjadi sesuatu yang besar,” ujarnya.

AJB juga menyampaikan, Kenduri Sko merupakan salah satu tradisi dan budaya Kota Sungai Penuh yang telah mendapat sertifikat sebagai Warisan budaya tak benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.  “Budaya ini harus terus kita lestarikan,” pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments