Senin, 22 April 2019

Dewan Minta Satpol PP Tertibkan

Lapak Tuak Ditengah Kota Jambi

Kamis, 08 November 2018 | 09:37:53 WIB


Muhilli Amin, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi
Muhilli Amin, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi / Istimewa

JAMBI – Maraknya warung tuak ditengah Kota Jambi yang beroperasi mulai sore hari secara vulgar mendapat perhatian DPRD Kota Jambi.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi diminta segera mengambil sikap, mengenai maraknya warung tuak yang tumbuh dipinggir jalan dalam Kota Jambi.

Hal tersebut merusak wajah Kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi.

Muhilli Amin, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi mengatakan, pihaknya sangat menyangkan menjamurnya warung tuak dipinggir jalan Kota Jambi.

Harusnya hal tersebut sudah langsung disikapi Satpol PP Kota Jambi. "Kita prihatin dengan adanya kegiatan tersebut," kata Muhilli, kemarin (7/11).

Lebih lanjut Muhilli menyebutkan, lapak tuak yang tumbuh dipinggir jalan itu jelas tidak punya izin.

"Sementara pemerintah gencar dengan persoalan yang menyangkut perizinan. Kita berharap ini aturan ditegakkan untuk semua yang menyalahi aturan," imbuhnya.

Kata Muhilli, Satpol PP harus bertindak cepat, tegas menidak hal tersebut. Kota Jambi merupakan wajah Provinsi Jambi. Ini akan menjadi cerminan ketika tamu dari luar masuk ke Jambi melalui Kota Jambi.

"Satpol PP harus bertindak cepat, tegas. Jangan berdiam diri. Jangan sampai kota Jambi jadi cemin buruk," sebutnya.

Selain itu, adanya warung tuak yang beroperasi dengan pulgar dan bahkan buka 24 jam, bisa merusak generasi muda.

Karena dengan jelas para pengguna jalan bisa melihat aktifitas pengunjung warung tuak. "Kesannya jadi tidak bagus. Mereka juga terlalu fulgar," katanya.

Sementara Said Faisal, Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Kota Jambi mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti hal tersebut. "Kita sudah ada rencana mau turun. Dalam waktu dekat kita tindak," kata Said singkat. 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments