Selasa, 13 November 2018

Terlibat Pencurian Uang Nasabah Bank, Oknum PNS Muaro Jambi Ditangkap


Kamis, 08 November 2018 | 20:36:07 WIB


Wakil Direktur Reskrimum Polda Jambi Syarif Rahman saat mengintrogasi dua orang pelaku pencurian uang nasabah bank, dimana salah seorang diantaranya merupakan oknum PNS di Kabupaten Muaro Jambi
Wakil Direktur Reskrimum Polda Jambi Syarif Rahman saat mengintrogasi dua orang pelaku pencurian uang nasabah bank, dimana salah seorang diantaranya merupakan oknum PNS di Kabupaten Muaro Jambi / metrojambi.com

JAMBI - M Syukri alias Bujang (51), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Muaro Jambi, saat ini harus mendekam di balik jeruji besi. Warga Perumahan Aurduri Permai, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi itu ditangkap karena terlibat kasus pencurian uang nasabah bank dengan modua pecah kaca.

Selain Bujang, petugas kepolisian juga menangkap dua orang pelaku lainnya, yakni Deni Naun Masadi (51) warga RT 11 Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, serta Willyanto alias David (49) Suka Bakti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Sementara itu dua pelaku lainnya, yakni Be dan Yo, saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Jambi AKBP Syarif Rahman, ketiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Penangkapan didasarkan pada laporan polisi nomor LP/B-247/IX/2018/JAMBI/SPKT C, tertanggal 26 September 2018.

Syarif menyebutkan, Deni ditangkap Rabu (3/12) lalu sekira pukul 22.00 WIB. Sementara itu Bujang ditangkap sekira pukul 06.00 WB, Sabtu (6/11). Pada hari yang sama, juga dilakukan penangkapan terhadap Wiily, di daerah Karawang, Provinsi Jawa Barat.

"Deni dan Bujang saat ini ditahan di Polda Jambi. Untuk tersangka Willy, ditahan di Polsek Karawang Kota," ujar Syarif.

Lebih lanjut Syarif mengatakan, komplotan pelaku beraksi pada 26 September 2018 lalu sekira pukul 16.00 WIB, di Jalan Bengkulu, Lorong Arizona, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Sebelum beraksi, korban terlebih dahulu dibuntuti usai mengambil uang Rp 90 juta di BPD Jambi.

Ditambahkan Syarif, saat beraksi para pelaku berbagi peran. Ada yang memantau korban di bank, ada yang bertugas menggembosi ban mobil korban, ada yang membuntuti, dan ada pula yang berperan sebagai eksekutor.

Dikatakannya lagi, begitu korban keluar dari bank dan menaiki mobil Toyota Avanza miliknya, langsung dibuntuti oleh pelaku. Tiga pelaku membuntuti korban menggunakan mobil Honda CRV, sedangkan dua pelaku lainnya menggunakan sepeda motor Jupiter MX.

Begitu korban berhenti di lokasi kejadian untuk mengecek ban mobilnya yang kempes, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung beraksi. Kaca mobil korban dipecah, lalu uang Rp 90 juta dalam kantong plastik yang ada di dalam mobil langsung diambil.

Usai beraksi, pelaku langsung kabur. Sementara itu korban, langsung mendatangi Polda Jambi untuk membuat laporan. "Setelah dilakukan penyelidikan, tiga orang pelaku berhasil kita tangkap," ujar Syarif.

Saat ini, kata Syarif, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intenaif terhadap Deni dan Bujang, yang ditahan di Mapolda Jambi. Selain itu, kata Syarif, pihaknya juga tengah melakukan pengembangan kasus.

"Untuk pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP," pungkas Syarif.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments