Rabu, 16 Oktober 2019

Upaya Pelebaran Bandara Depati Parbo Terus Dilakukan


Jumat, 09 November 2018 | 18:06:55 WIB


Bandara Depati Parbo
Bandara Depati Parbo / Dedi/metrojambi.com

 

KERINCI - Usaha pelebaran Bandara Depati Parbo terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kerinci, melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci. Pekan depan ganti rugi lahan masyarakat  untuk pelebaran Bandara Depati parbo kembali akan dilaksanakan.

Sebelumnya, Pemkab Kerinci sudah menyerahkan ganti rugi pelebaran Bandara Depati Parbo kepada pemilik lahan disekitar bandara depati parbo. Kini tinggal 7 hektare lahan yang akan diselesaikan.

Kepala Dinas Perhubungan Kerinci, Juanda dikonfirmasi membenarkan usaha untuk perluasan bandara depati parbo terus dilaksanakan pihaknya, pada APBDP ini pihaknya akan membayar ganti rugi lahan perluasan Bandara Depati Parbo.

"Ada sekitar 7 hektare yang belum diselesaikan, minggu depan akan kita bayarkan ganti rugi lahannya" ungkapnya saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Kerinci, Jumat (9/11). 

Meski demikian,  dia tidak menjamin bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Namun yang jelas pihaknya akan berupaya untuk menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan tersebut.

"Dana untuk ganti rugi lahan Bandara Depati Parbo ada lebih dari Rp 7 miliar, jika tidak bisa diselesaikan pada APBDP ini maka akan kita selesaikan pada APBD murni nantinya, yang jelas minggu depan mana yang bisa diselesaikan kita selesaikan," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci, Adirozal belum lama ini mengatakan, akibat keterlambatan pembayaran ganti rugi  lahan untuk pengembangan Bandara Depati Parbo ini, anggaran terpaksa dikembalikan ke Pemerintah Provinsi Jambi. 

"Ya kemarin pembayarannya telat, jadi dana tersebut terpaksa dikembalikan terlebih dahulu, nanti bila administrasi sudah siap, dana tersebut kembali akan diserahkan ke Pemkab Kerinci untuk pembayaran ganti rugi lahan warga," ungkap Bupati Kerinci, Adirozal.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments