Sabtu, 11 Juli 2020

Jangan Coba-coba Kampanye Saat Reses, Caleg Bisa Didiskualifikasi


Rabu, 14 November 2018 | 09:24:35 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

MUARABUNGO - Calon anggota legislatif Bungo dilarang kampanye saat reses. Bila kedapatan melakukan kampanye pada saat reses akan dilakukan diskualifikasi.

Ketua Bawaslu Bungo, Abdul Hamid, mengatakan bahwa kampanye merupakan urusan pribadi. Sementara reses bagian dari kerja anggota DPRD.

"Reses kan menggunakan uang negara sementara kalau sekalian kampanye untuk kepentingan politik pribadi. Dan itu tidak dibenarkan," kata Abdul Hamid, Selasa (13/11).

Ia mencontohkan caleg yang sedang menjalankan sebuah program. Misalnya menggunakan anggaran negara untuk program kesehatan, hanya diperbolehkan untuk kesehatan saja. Tidak boleh ada ajakan terkait pemilu.

"Tidak boleh mengatakan saya tahun depan maju lagi atau tahun 2019 ayo ke TPS. Ajakan ke TPD itu bukan urusan calon, tapi utusan KPU," katanya.

Calon anggota legislatif peserta pemilu yang ketahuan kampanye dalam reses bisa didiskualifikasi atau dicoret. Abdul Hamid mengatakan bahwa nomornya bisa hilang saat pemilihan.

"Bisa kena tindak pidana pemilu. Jika ditemukan caleg bisa didiskualifikasi. Bentuknya nomor dan namanya hilang ketika waktu pemilihan," pungkas Hamid.


Penulis: Budi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments