Senin, 18 November 2019

Wawako Maulana Sidak Jogging Track

Akan Dibangun Dua Pintu Air di Danau Sipin

Kamis, 15 November 2018 | 10:59:32 WIB


Wawako Maulana, ketika melakukan Sidak ke Danau Sipin
Wawako Maulana, ketika melakukan Sidak ke Danau Sipin / Istimewa

JAMBI – Wakil Wali Kota Jambi Maulana kemarin (14/11) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pembangunan jogging trck Danau Sipin.
Maulana melihat langsung kondisi banjir yang merendam bangunan jogging track dan fasilitas lainnya. Dikatakan Maulana, jogging track yang sudah dibangun, elefasinya sudah ditetapkan oleh ahli.

Ketika bangunan jogging track dinaikan lagi, maka banjir akan menyerang pemukiman warga. “Ketinggian jogging tracknya sudah diatur. Tinggal lagi kita mengatur ketinggian volume air danau sipin,” kata Maulana, kemarin (14/11).

Maulana menyebutkan, dalam tahap pembangunan Danau Sipin menuju master plan yang sudah dibuat, ada tahapan pembangunan yang cukup panjang. “Ada tiga point yang akan dilakukan dalam menangani permasalahan volume danau,” imbuhnya.

Kata Maulana, nantinya BWSS VI akan membangun dua pintu air. Hal tersebut tujuannya untuk menahan apabila curah hujan dan debit sungai tinggi, pintu air bisa menahan air masuk.

“Pintu air itu juga dilengkapi pompa, yang bisa mengalirkan air keluar danau, sehingga mengurangi volume banjir,” tuturnya. Point kedua, BWSS VI akan membangun tanggul disepanjang Sungai Batanghari, sehingga aliran air ke Danau Sipin bisa dicegah. Dan terakhir pembersihan rutin Danau Sipin, supaya tidak terjadi pendangkalan yang menyebabkan banjir.

“Tiga langkah itu yang akan dilakukan. Elefasi jogging track memang setinggi ini, sudah dihitung ahlinya. Yang kita hitung menjaga ketinggian air danau,” ujarnya.

Lebih lanjut Maulana menyebutkan, kondisi saat ini memang disebabkan factor alam. Pihaknya masih menanti volume air danau surut untuk melanjutkan pembangunan. “Kita menanti sampai surut, proses pekerjaan kita lanjutkan. Jika ada kerusakan kita lakukan pebaikan,” ungkapnya.

“Jika proses pembangunan pintu air sudah selesai nanti. Insya Allah volume danau bisa stabil,” ujarnya.

Yunius, Kabid SDA PUPR Kota Jambi mengatakan, tiga poit yang disampaikan wakil walikota itu merupakan langkah jangka pendek.
2019 pembangunan itu akan dikerjakan BWSS VI. “Pintu pengendali air masuk dan keluar. Segera dikerjakan. Banjir saat ini memang tidak bisa kita elakan,” kata Yunius. Kata Yunius, penanganan fisik di Danau Sipin berkelanjutan, tidak serta merta langsung selesai. “Nantinya akan jadi permanen yang tidak rusak lagi, sekarang yang rusak kita betulin dulu,” pungkasnya. 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments