Senin, 19 Agustus 2019

KPU Coret PSI Merangin Sebagai Peserta Pemilu 2019


Rabu, 14 November 2018 | 18:46:44 WIB


/ Istimewa

BANGKO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merangin mencoret keikutsertaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Merangin sebagai peserta Pemilu 2018. Pencoretan dilajukan karena PSI tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK) ke KPU, sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Ketua KPU Merangin Iron Syahroni mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke semua partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019. Bahkan Iron menyebutkan pihaknya sudah mengirim surat pemberitahuan.

Namun hingga batas akhir penyerahan LADK pada 22 September 2018 lalu, Iron mengatakan PSI tidak kunjung menyerahkannya. Menurut Iron, hal ini merupakan kesalahan fatal, sehingga PSI didiskualifikasi dari peserta pemilu.

“Hal ini mengacu pada PKPU Nomor 24 tahu 2018 pasal 67, perihal penyampaian LADK. Apabila Parpol tidak menyerahkan berkas dana awal kampanye akan dibatalkan dalam kepesertaannya,” beber Iron.

Lebih lanjut Iron mengatakan, terkait keputusan tersebut PSI Merangin dapat mengajukan keberatan melalui sengketa Pemilu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Sementara itu, Ketua DPD PSI Merangin Andrianto mengatakan, pihaknya sudah mengajukan keberatan kepada KPU RI dan Bawaslu RI. Adrianto menuturkan, keterlambatan PSI melaporkan LADK karena pada saat pembukaan rekening ia sedang berada di Jakarta, sedang mengurus keluargayang sedang sakit.

Saat itu, kata Adrianto, ia lebih memilih untuk mengurus keluarga yang sedang sakit. Hal itu menyebabkan pelaporan LDKA menjadi terbangkalai.

“Usai pulang dari Jakarta saya melaporkan dana kampanye pada KPU, tetapi KPU menyatakan bahwa ini diterima namun tidak bisa diproses karena sudah terlambat, sesuai dengan aturan yang berlaku diKPU,” kata Adrianto.

Dikatakannya lagi, dalam beberapa minggu ke depan akan ada kepastian dari KPU RI maupun Bawaslu RI. Ia berharap PSI Merangin tetap bisa ikut Pemilu 2019.

"Saat ini kita masih menunggu keputusan dari KPU RI," pungkasnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments