Senin, 8 Maret 2021

Zumi Zola Menangis Sampaikan Pembelaan, Minta Dihukum Ringan


Kamis, 22 November 2018 | 14:03:10 WIB


Zumi Zola
Zumi Zola / Dok.metrojambi.com

JAKARTA - Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola, meminta agar dihukum ringan dan denda rendah. Permintaan tersebut disampaikan Zola dalam pembelaan yang dibacakannya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/11).

"Saya memohon agar mendapatkan hukum seringan-ringannya dan tuntutan denda yang dijatuhkan rendah karena ekonomi saya sudah terpuruk," ujar Zumi Zola.

Zola bahkan menangis saat membacakan pembelaannya, terutama saat menyinggung soal anak dan keluarganya. Ia mengaku sedih karena harus terpisah dengan anak dan keluarganya.

Dalam nota pembelaannya Zola juga menyinggung soal Apif Firmansyah, mantan orang kepercayaannya. Zola mengatakan Apif lah yang menyusun strategi kemenangan dirinya saat Pilkada Jambi.

Menurut Zola, Apif selalu mendekati tokoh dan kontraktor selama Pilkada Jambi. Namun hal itu menjadi boomerang buat dirinya untuk membayar balas budi.

Selain itu, Zumi menuturkan saat menjabat Gubernur Jambi selalu menghindari interaksi dengan kontraktor dan pimpinan DPRD Jambi agar tidak terjadi penyuapan antara pihak eksekutif dengan pihak lain. Dia juga menyebut selalu menakuti pimpinan DPRD Jambi adanya supervisi dari KPK terhadap Pemprov Jambi, ternyata mereka tetap memaksa minta uang pengesahan APBD.

"Ternyata apa yang saya dan staf saya untuk mencegah adanya permintaan tidak berhasil," kata Zumi sembari menangis.

Atas hal itu, Zumi meminta majelis hakim untuk mempertimbangkan dirinya bukan aktor utama dibalik penyuapan tersebut.

"Berdasarkan hal ini, agar fakta ini jadi pertimbangan saya bukan aktor utama. Kami bukan pihak yang aktif berusaha melakukan penyuapan tetapi selalu berusaha menghindari," jelas Zumi.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memuntut Zumi Zola dengan hukuman 8 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Zola dianggap terbukti menerima gratifikasi terkait proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi. Selain itun Zola juga dinyatakan terbukti memberi suap kepada anggota DPRD Provinsi Jambi untuk pengesahan RAPBD tahun 2017-2018.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments