Sabtu, 28 November 2020

Ratusan Keping Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Diamankan


Jumat, 23 November 2018 | 10:47:19 WIB


Pondok dan kayu yang ditemukan, diduga hasil perampabahan hutan tanpa izin
Pondok dan kayu yang ditemukan, diduga hasil perampabahan hutan tanpa izin / chy


“Kalau yang ini kita temukan saat patrol diantara koordinat LS : 01° 52’10.5” BT : 103°14’30.2. Disitu kami juga menemukan pondok-pondok perambah. Namun sayangnya pelaku telah melarikan diri,” ujar Faisal.

Faisal juga menjelaskan, sejak Januari hingga November 2018, Dinas LH Batanghari telah berhasil mengamankan sekitar 8 meter kubik kayu hasil illegal logging di Kawasan Tahura tersebut.

“8 meter kubik kayu ilegal logging tersebut hasil dari tangkapan yang dilakukan oleh petugas LH bekerjasama dengan SPORC,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2018 ini pengamanan terhadap hasil illegal logging sebanyak tiga kali. Satu kali dilakukan bersama SPORC Jambi dan dua kali dilakukan oleh petugas dinas LH.
Sedangkan kayu tangkapan yang berhasil diamankan bersama SPORC tersebut sekitar 2,5 meter kubik kayu ilegal logging.

Faisal mengatakan, untuk kayu yang berhasil diamankan bersama petugas SPORC dibawa oleh SPORC ke kantor wilayah. Kayu-kayu tersebut telah di potong dalam bentuk persegi dengan ukuran empat kali enam, enam kali enam dan bentuk papan.

Sementara itu, kayu hasil ilegal logging yang berhasil diamankan petugas dinas LH berkisar 6,5 meter kubik yang terdiri dari kayu-kayu jenis rimba campuran seperti kayu medang dan kayu batu.

“Saat ini kayu-kayu tersebut dijadikan sebagai barang bukti dan diamankan serta ditempatkan di Dinas LH,” tandasnya.


Penulis: chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments