Senin, 16 Desember 2019

Tiga Kabupaten Tak Kebagian Medali dari Cabang Panjat Tebing


Jumat, 23 November 2018 | 19:15:43 WIB


Ketua pelaksana cabang panjat tebing Porprov Jambi XXII Rahmad Herru Syafutra
Ketua pelaksana cabang panjat tebing Porprov Jambi XXII Rahmad Herru Syafutra / Metrojambi.com

MUARABULIAN - Cabang panjat tebing Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi XXII/2018 telah menggelar seluruh pertandingan babak final, Jumat (23/11). Kontingen Kabupaten Bungo keluar sebagai juara umum.

Dari 18 medali emas yang diperebutkan, Bungo berhasil mendapatkan 9 emas. Selain itu, kontingen Bungo juga mendapatkan 4 perak dan 6 perunggu.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Kerinci dengan perolehan 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Melengkapi tiga besar adalah Kota Jambi dengan perolehan 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Adapun Merangin mendapat 1 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Kemudian Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dengan 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Selajutnya Batanghari dengan 1 emas dan 1 perunggu, Sungai Penuh 3 perak dan 1 perunggu, dan Sarolangun 2 perak dan 2 perunggu.

Sementara itu, tiga kabupaten lainnya tak kebagian medali, yakni Tebo, Muaro Jambi, serta Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Ketua pelaksana cabang panjat tebing Rahmad Herru Syafutra mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan ketiga kabupaten tersebut tidak memadai. Salah satunya, fasilitas latihan yang kurang memadai.

"Fasilitas mereka tidak memadai. Latihannya di dinding apa adanya saja," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Koyu itu menambahkan, menjadi atlet panjat tebing tidak semudah membalikkan telepak tangan. Perlu latihan rutin yang didukung sarana dan prasarana memadai.

"Dibutuhkan waktu yang lama untuk pembinaan dan latihan. Maka dari itu fasilitas juga menjadi salah satu faktor pendukung yang sangat berperan," demikian Koyu.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments