Senin, 26 Oktober 2020

Berantas PETI, Kades Diminta Data dan Laporkan Keberadaan Alat Berat


Minggu, 02 Desember 2018 | 16:48:49 WIB


Aktivitas PETI di Merangin
Aktivitas PETI di Merangin / dok.metrojambi.com

BANGKO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin meminta seluruh kepala desa (kades) untuk mendata dan melaporkan keberadaan alat berat di daerah masing-masing. Bahkan para kades diberikan batas waktu dua minggu untuk menyerahkan laporan.

Pendataan tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Merangin untuk mengantisipasi masih marahnya aktivitas penambangan emas tampa izin (PETI) menggunakan alat berat, yang berdampak pada kerusakan lingkungan.

Bupati Merangin Al Haris mengatakan, seluruh kepala desa di Merangin sudah menandatangani pakta integritas di atas materai, dan sudah berjanji tidak terlibat aktivitas PETI.

“Sesuai dengan komitmen dan pakta integritas yang pernah mereka buat dengan saya di atas materai, saya minta seluruh kades mendata dan melaporkan alat berat di desa masing-masing,” kata Haris, Minggu (2/12).

Lebih lanjut Haris mengatakan, jika kepala desa tidak bisa menolak keberadaan alat berat untuk PETI, maka diminta untuk melapor kepada pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, agar segera diambil tindakan.

"Jika dalam dua minggu kepala desa tidak melaksanakan pendataan, akan kita akan ambil tindakan," pungkasnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments