Kamis, 22 Oktober 2020

Peduli Gunung Kerinci, Sejumlah Komunitas dan Masyarakat Gelar Aksi Bersih-bersih


Minggu, 02 Desember 2018 | 19:54:02 WIB


Aksi bersih-bersih yang digelar komitas pencinta alam dan masyarakat di jalur pendakian Gunung Kerinci
Aksi bersih-bersih yang digelar komitas pencinta alam dan masyarakat di jalur pendakian Gunung Kerinci / metrojambi.com

KERINCI – Sejumlah komunitas pencinta alam dan masyarakat Kabupaten Kerinci selama dua hari, 1-2 Desember 2018, menggelar aksi bersih-bersih di sepanjang jalur pendakian Gunung Kerinci. Aksi bersih-bersih tersebut juga diikuti Paguyuban 3.805 MDPL yang merupakan kumpulan para porter guide, pemerhati wisata, serta perusahaan travel dan penginapan se-Kayu Aro, Kayu Aro Barat, maupun Gunung Tujuh.

Setiap tahunnya, pengunjung Gunung Kerinci mencapai 3.000 sampai 25.000 wisatawan. Tingginya angka kunjungan juga berdampak pada banyaknya sampah yang berserakan di sepanjang jalur pendakian Gunung Kerinci. Maka dari itu, komunitas pencinta alam dan masyarakat turun tangan melakukan aksi bersih-bersih jalur pendakian Gunung Kerinci.

Reno, ketua Paguyuban 3.805 MDPL mengatakan kegiatan ini dilakukan merupakan bentuk kepedulian Paguyuban 3805 MDPL terhadap objek wisata yang dimiliki Kabupaten Kerinci, yakni Gunung Kerinci.

"Kegiatan ini kita laksanakan selama dua hari, 1 sampai 2 desember 2018, dengan rute pintu rimba sampai dengan shelter III," ujar Reno, Minggu (2/12).

Pria yang juga anggota DPRD Kabupaten Kerinci itu menambahkan, saat ini sampah mulai menjadi persoalan di Gunung Kerinci menyusul semakin meningkatnya jumlah pendakian ke gunung api tertinggi di Sumatera itu.

"Sampah-sampah semakin menumpuk dan menggunung ketika terjadi momentum-momentum tertentu seperti saat Tahun Baru dan HUT Kemerdekaan RI. Sampah-sampah itu ditinggalkan di shelter-shelter tempat perkemahan seperti shelter I, II, dan III," jelasnya.

Oleh karena itu, para komunitas peduli Gunung Kerinci telah memprogramkan menggelar kegiatan serupa secara rutin pada setiap momentum-momentum terjadinya puncak kunjungan, sehingga keduanya bisa seiring ketika pengunjung meningkat dan masalah sampah pun teratasi.

Sementara itu, Sriyanti, salah seorang warga Kerinci mengatakan, dirinya sangat mendukung gerakan peduli lingkungan bersih jalur Gunung Kerinci.

"Kapan lagi dan siapa lagi, kalau tidak sekarang, masyarakat sangat mendukung dengan kegiatan ini, karena Gunung Kerinci merupakan objek wisata andalan yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan," ujarnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments