Senin, 26 Oktober 2020

Pria Diduga Alami Gangguan Jiwa Tusuk Perut Sendiri


Minggu, 02 Desember 2018 | 21:14:10 WIB


/ metrojambi.com

JAMBI – Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa, nekat menusuk perutnya sendiri menggunakan senjata tajam. Pria tersebut diketahui berinisial TT (43), warga Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Paal Merah Permai, RT 12 Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (2/12), sekira pukul 208.00 WIB.

Adanya kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Jambi Selatan AKP Rita Purnama Sari. Rita menyebutkan, ia juga sempat melakukan pengecekan karena lokasi kejadian berbatasan dengan wilayah hukum Polsek Jambi Selatan.

“Iya, kejadiannya memang ada. Pria itu diduga mengalami gangguan jiwa. Tadi sudah dibawa petugas patroli Polres Muaro Jambi,” ujar Rita.

Sementara itu dari informasi yang berhasil dirangkum, sekira pukul 07.00 WIB korban sempat datang ke rumah saksi Junaidi dengan mengendarai sepeda motor. Di rumah Junaidi, korban sempat mengobrol dengan Buhari.

Tidak lama kemudian, saat hendak pergi korban sempat meminjam parang kepada Junaidi, namun tidak diberikan. Korban kemudian pergi duduk di atas sepeda motor, dan terlihat seperti orang melamun. Sebelum pergi, korban juga sempat meminjam uang, namun saksi mengatakan tidak ada.

Korban lalu pergi keliling kompleks Perumahan Paal Merah Permai. Tidak lama kemudian korban kembali mampir di depan rumah Junaidi. Kali ini, korban sudah membawa parang. Namun ia tidak turun dari sepeda motor.

Tidak lama kemudian, datang saksi Uhur dan meminta korban untuk pulang. Korban kemudian marah-marah, dan parang sempat terlepas. Setelah itu, korban pergi dengan mengendarai sepeda motor.

Sekira pukul 08.00 WIB saat korban datang ke lokasi kejadian dan langsung mengamuk tanpa alasan yang jelas. Kemudian korban merusak sepeda motor yang digunakannya, dan setelah itu juga korban melukai diri sendiri untuk mencoba bunuh diri. Kemudian korban langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit di Kota Jambi.

Menurut keterangan keluarga, sekitar dua tahun lalu korban pernah dirawat di RSJ Kota Jambi. Saat itu, korban menjalani perawatan sekitar satu bulan untuk pengobatan kejiwaan.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments