Jumat, 14 Desember 2018

Jembatan Kembar di Bungo Ambrol, Warga Tanam Pisang


Senin, 03 Desember 2018 | 14:57:44 WIB


Warga tanam batang pisang sebagai bentuk protes
Warga tanam batang pisang sebagai bentuk protes / Budi Prasetyo

MUARABUNGO - Jembatan kembar Jalan Lintas Sumatera yang berada di Kecamatan Jujuhan ambrol. Ambrolnya jembatan membuat kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati. Lobang pada jembatan sekitar 3 meter. 

Tak adanya tindakan dari pihak terkait, membuat warga kembali protes. Beberapa waktu lalu, warga Dusun Rukun, Kecamatan Jujuhan, melakukan protes dengan menanam pohon kepala. Kali ini, warga menanam pohon pisang sebagai bentuk protes.

Warga Dusun Hukum, Abdul Aziz mengatakan bahwa lobang pada jembatan sering membuat kecelakaan. Untuk itu, warga menanam pohon pisang selain bentuk protes juga untuk memberitahu pengendara adanya lobang besar pada jembatan.

"Bagi pengendara yang tidak mengetahui medan jalan sangat berbahaya. Jika kendaraan sampai masuk dalam lobang akan terjadi kecelakaan. Kami harap pihak terkait cepat mengambil tindakan," ujarnya.

Dikatakan Abdul Aziz, kerusakan bukan hanya terjadi pada jembatan. Jalan lintas Sumatera mulai Km 25 hingga Km 60 juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Lubang-lubang menganga pun mengancam kesalamatan pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Kerusakan jalan pada dasarnya sudah lama terjadi. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan.

"Kami sudah beberapa kali menanam pohon pada jalan berlobang, tapi tak juga ada tindakan perbaikan. Jika tak ada perbaikan bukan tidak mungkin lobang pada jembatan akan semakin besar dan membuat jembatan tak bisa dilintasi," pungkas Abdul Aziz.


Penulis: Budi Prasetyo
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments