Sabtu, 19 Oktober 2019

2.000 Honorer di Kerinci akan Dijadikan Tenaga Kontrak, Sisanya Dirumahkan


Selasa, 04 Desember 2018 | 21:17:10 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan merasionalisasi jumlah pegawai honorer. Ini menyusul akan dilakukannya pengangkatan tenaga kontrak bagi pegawai non PNS.

“Kita sedang melakukan pendataan. Ke depan honorer yang ada akan dikontrak dan diberi gaji melalui APBD,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Kerinci, Syahril Hayadi, Selasa (4/12).

Selama ini, kata Syahril, sekitar 6.000 pegawai honorer di lingkungan Pemkab Kerinci hanya diberikan honor melalui dana kegiatan. Namun ke depan hal itu tidak diperbolehkan lagi.

"Sekarang untuk honorer sudah bisa dianggarkan melalui APBD," sebut Syahril.

Lebih lanjut Syahril mengatakan, jika melihat kemampuan keuangan daerah, pembayaran gaji honorer hanya bisa untuk 2.000 orang. Sedangkan honorer yang ada di Pemkab Kerinci saat ini sekitar 6.000 orang.

"Melihat dari jumlahnya, tentu banyak yang akan kita kurangi. Ada sekitar 4.000 yang kita rumahkan atau apalah namanya. Saat ini masih dalam pendataan, kita juga lakukan pertemuan dengan seluruh OPD," ungkap Syahril.

Dikatakannya lagi, untuk merasionalisasi jumlah pegawai honorer, maka ada tes atau ujian yang diberikan kepada para tenaga honorer. "Untuk soalnya kita akan kerja sama dengan perguruan tinggi," kata Syahril.

Dengan begitu, lanjutnya, tenaga honorer yang didapat akan benar-benar memiliki kemampuan. Namun demikian bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi akan menjadi perhatian.

"Ya, ada tesnya, sebab saat ini jumlah honorer yang ada sekitar 6.000 orang. Sementara kemampuan kita hanya untuk 2.000 orang tenaga honorer," ungkap Syahril.

Dijelaskannya, tenaga honorer nanti akan dibayar honornya melalui APBD. Besarnya sesuai dengan kemampuan daerah. "Per bulan honorer akan di gaji sebesar Rp 500 ribu. Sesuai standar kemampuan daerah," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments