Jumat, 14 Desember 2018

Tiang Listrik Sudah Banyak Roboh, Jaringan Belum Juga Berfungsi


Rabu, 05 Desember 2018 | 21:05:26 WIB


Salah satu tiang listrik yang kino kondisinya roboh di daerah Bukit Rayo, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun
Salah satu tiang listrik yang kino kondisinya roboh di daerah Bukit Rayo, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun / metrojambi.com

SAROLANGUN - Harapan masyarakat Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun untuk menikmati penerangan listrik sepertinya tinggal cerita saja. Apalagi ada perubahan aturan mengenai kewenangan Dinas ESDM yang semula di kabupaten, kini dialihkan menjadi kewenangan provinsi, beberapa tahun lalu.

Dampak dari semua itu, ratusan jaringan tiang listrik yang dipasang menggunakan anggaran daerah Kabupaten Sarolangun lebih kurang 10 Miliar, kini seolah tidak bermanfaat. Sebab hingga kini proses pengembangan dari jaringan itu belum juga ada tindak lanjut dari ESDM Provinsi Jambi sejak tahun 2016. Bahkan tak sedikit tiang listrik yang sudah dipasang roboh.

Yusar Adnan, salah seorang tokoh pemuda setempat mengaku sangat sedih melihat harapan masyarakat yang sirna akibat mangkraknya pengembangan jaringan listrik di wilayahnya.

“Waktu pak gubernur ke sini beberapa bulan lalu, dia berjanji akan segera menindaklajuti soal listrik ini, tapi belum tau kapan terealisasi,” kata Yusar, Rabu (5/12).

Dia mengharapkan, agar pemerintah provinsi segera menyikapi persoalan jaringan listrik yang terpasang di Batang Asai. “Kalau dibiarkan ini akan mubazir duit negara miliaran yang dikucurkan, coba lihat banyak yang sudah patah, roboh dan kabelnya banyak yang sudah putus. Jadi kami berharap ini bisa segera ditindak lanjuti,” kata Yusar dengan nada keluh.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sarolangun, Hafiz Hasbiyallah, mengatakan jika ia sangat prihatin atas perhatian pihak provinsi terkait jaringan listrik di wilayahnya. “Kalau soal itu, kami bersama pak Bupati sudah berupaya maksimal, mulai sebelum ESDM masih di kabupaten, sampai diambil alih provinsi,” kata Hafiz.

Dia menjelaskan, pihak eksekutif dan legislatif telah berulang kali melakukan pertemuan dengan pihak ESDM provinsi bahkan pihak pusat juga demikian, namun hingga saat ini belum juga tindak lanjutnya dari provinsi.

“Jujur saja, kami dengan pak bupati sudah berulang kali melakukan rapat dengan pihak ESDM provinsi bahkan pusat juga waktu itu di pola utama kantor bupati, tapi itu tadi yang kita sayangkan, kok tidak ada tindak lanjutnya. Kasihan masyarakat kita yang sudah rindu jaringan ini,” katanya.

Agar jaringan itu tidak mubazir, dia meminta agar Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini dinas ESDM segera mencari solusi agar jaringan itu bisa segera dinikmati oleh masyarakat. “Harapan kita, Pemprov segera menindaklanjuti masalah jaringan ini, kalau seperti ini terus ini akan mubazir,” pungkasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments