Selasa, 11 Desember 2018

Hakim Yakini Zumi Zola Terima Gratifikasi Berupa Uang dan Alphard


Kamis, 06 Desember 2018 | 11:40:30 WIB


Zumi Zola
Zumi Zola / dok.metrojambi.com

JAMBI - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta meyakini Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola telah menerima gratifikasi dengan total sekitar Rp 41 miliar. Gratifikasi itu juga diyakini berhubungan dengan jabatan Zumi Zola, sehingga turut dianggap sebagai suap.

"Bahwa dengan mempertimbangkan hal tersebut, majelis hakim meyakini unsur menerima gratifikasi telah terpenuhi," ucap anggota majelis hakim Saifudin Zuhri saat membacakan analisa yuridis dalam putusan Zumi Zola dalam persidangan, Kamis (6/12).

Hakim meyakini Zumi Zola menerima Rp 37.477.000.000, USD 173.300, dan SGD 100.000 (total dalam rupiah sekitar Rp 41 miliar). Selain itu, hakim juga meyakini Zumi menerima 1 unit mobil Alphard.

Penerimaan gratifikasi itu kemudian diyakini hakim berkaitan dengan jabatan Zumi sehingga unsur penerimaan suap juga terbukti. Saat ini pembacaan analisa yuridis masih berlangsung.

Sebelumnya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mdnuntut Zumi Zola dengan pidana 8 tahun penjara. Selain itu, juga pidana denda sebesar 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Jaksa KPK juga menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan kepada Zumi Zola, yakni pencabutan hak politik selama 5 tahun usai menjalani pidana pokok.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments