Selasa, 11 Desember 2018

Setubuhi Anak Angkat, Warga Batanghari Ngaku Khilaf


Kamis, 06 Desember 2018 | 12:23:02 WIB


Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anindito saat merilis penangkapan pelaku kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur
Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anindito saat merilis penangkapan pelaku kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur / Metrojambi.com

MUARABULIAN - Seorang pria berinsial Nu, warga Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, harus mendekam di balik jeruji besi. Pria 69 tahun itu ditangkap setelah dilaporkan menyetubuhi anak angkatnya.

Korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMA) telah berkali-kali disetubuhi oleh pelaku sejak 2016 lalu. Kasus ini terungkap setelah korban melapor kepada pihak kepolisian.

Berbekal laporan dari korban, pihak kepolisian lantas menangkap Nu. Saat ini, pria paruh baya itu harus mendekam di balik jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku sudah kita amankan. Pelaku kita amankan karena menyetubuhi anak angkatnya yang masih di bawah umur," ujar Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anindito.

Sementara itu Nu, saat ditanyai wartawan mengaku khilaf telah menyetubuhi anak angkatnya. "Saya khilaf," ujar Nu.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments