Selasa, 11 Desember 2018

Ngakunya Khilaf, Tapi Sudah Empat Kali Setubuhi Anak Angkat


Kamis, 06 Desember 2018 | 16:33:34 WIB


Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anintido saat menginterogasi pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur
Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anintido saat menginterogasi pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur / chy

MUARABULIAN - Nu (69), warga Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, harus mendekam di balik jeruji besi setelah dilaporkan menyetubuhi anak angkatnya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Perbuatan bejat Nu terhadap korban yang masih berusia 17 tahun bahkan telah dilakukan sejak 2016 lalu.

Ditemui di Mapolres Batanghari Nu mengaku khilaf telah menyetui anak angkatnya. Bahkan pada saat kejadian pertama, Nu mengaku jika mengira yang diajaknya berhubungan badan adalah istrinya.

Baca Juga : Korban Disetubuhi Saat Tengah Menonton Televisi

“Dia (korban red) lagi nonton TV, posisi dia lagi telentang. Namanya nggak sadar, nggak tahu, perasaan saya dia istri saya. Lalu saya datangi,” ujar Nu.

Meski awalnya mengaku khilaf, namun Nu malah ketagihan dan melakukan perbuatan yang sama terhadap korban sampai beberapa kali. Ia juga membantah memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.

“Nggak (ada paksaan, red), senang sama senang. Sudah empat kali saya melakukannya," sebut Nu.

Lebih lanjut Nu mengatakan, ia telah mengasuh korban sejak usia tiga tahun. “Dari umur tiga tahun sudah tinggal sama saya. Orang tuanya di Jawa. Orang tuanya tidak mampu. Dia aku sekolahkan SD enam tahun, aku pondokkan tiga tahun," pungkasnya.


Penulis: chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments