Jumat, 14 Desember 2018

Setubuhi Anak Angkat, Warga Batanghari Terancam Hukuman di Atas 5 Tahun Penjara


Kamis, 06 Desember 2018 | 20:27:18 WIB


Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anintido saat merilis penangkapan pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur
Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anintido saat merilis penangkapan pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur / metrojambi.com

MUARABULIAN - Nu (69), warga Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, terancam mendekam di balik jeruji besi dalam waktu yang lama. Sebelumnya, Nu ditangkap pihak kepolisian setelah dilaporkan menyetubuhi anak angkatnya yang masih berusia 17 tahun.

Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Dhadag Anindito mengatakan, pihaknya menjerat Nu dengan pasal 81 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” ujar Dhadag kepada wartawan, Kamis (6/12).

Ditambahkan Dhadag, saat ini pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. “Pelaku masih kita periksa. Dia juga kita tahan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Nu pertama kali menyetubuhi korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) pada 2016 lalu. Nu sendiri mengaku khilaf karena pada saat itu ia mengira korban adalah istrinya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments