Jumat, 14 Desember 2018

Puluhan Desa di Merangin Kesulitan Kelola DD


Kamis, 06 Desember 2018 | 21:34:08 WIB


Kepala BPMPD Kabupaten Merangin Muhammad Ladani
Kepala BPMPD Kabupaten Merangin Muhammad Ladani / dok.metrojambi.com

BANGKO – Kegiatan pembangunan yang menggunakan Dana Desa (DD) di Kabupaten Merangin diminta tepat sasaran dan pelaksanaannya tepat waktu. Sebab jika tak terlaksana sesuai waktu yang ditentukan, dana tersebut tak bisa digunakan.

M Ladani, kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMPD) Merangin mengatakan, jika terlambat merealisasikan DD, maka sisa keuangan desa harus jadi di Silpa.

“Terlambat mencairkan, tidak bisa lagi dicairkan. Itu sama saja menghambat pembangunan,” kata Ladani, Kamis (6/12).

Menurut dia, seharusnya DD tidak boleh menjadi Silpa. Sebab, anggaran yang dikucurkan sudah jelas peruntukan dan fungsinya. Jika terjadi Silpa, ini menandakan ada kesalahan pada sistem desa atau kurangnya pengalaman perangkat desa dalam mengelola dana tersebut.

“Jadi kalau ada Silpa, tentu ada sanksi yang diberikan, seperti tidak dilakukan pencairan keuangan desa,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, masih ada 40 Desa di Merangin yang masih terkendala dalam melakukan pengelolaan dana desa, meski demikian pihaknya terus melakukan pembinaan dan bimbingan pada desa tersebut.

“Kemarin ada beberapa petugas yang perintahkan untuk membimbing, agar bisa mengejar APBDes perubahan, sekaligus pembinaan,” pungkasnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments