Selasa, 11 Desember 2018

20 Tersangka Kasus Penyelundupan Benih Lobster Dilimpahkan ke Jaksa


Kamis, 06 Desember 2018 | 22:01:06 WIB


Penggerebekan lokasi penampungan benih lobster di Jalan Bintan, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Jumat (9/11) lalu
Penggerebekan lokasi penampungan benih lobster di Jalan Bintan, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Jumat (9/11) lalu / dok.metrojambi.com

JAMBI – Sebanyak 20 orang tersangka kasus penyelundupan benih lobster yang beberapa waktu lalu ditangkap Bareskrim Polri, telah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi untuk disidangkan. Sebelumnya, 20 tersangka tersebut ditangkap di dua lokasi berbeda di Kota Jambi.

Penangkapan pertama dilakukan di Jalan Bintan, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Jumat (9/11), dengan barang bukti 56 ribu lebih benih lobster. Kemudian Sabtu (10/11) lalu, dilakukan penangkapan di kompleks Perumahan Cina, Blok D-21, Kelurahan Paal Merah Lama, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, dengan barang bukti 45 ribu benih lobster.

Kasi Intel Kejari Jambi Rais Dani saat dikonfirmasi membenarkan jika tersangka telah dilimpahkan. “Rabu (5/12) kemarin kita sudah menerima pelimpahan kasus lobster dari Mabes Polri,” ujar Rais, Kamis (6/12).

Rais menyebutkan, tersangka yang dilimpahkan yakni Agus Sunaryo, Suhendra, Junaidi, Robby Rosya Amir, Sudirman Bin Kasto, Bayu Firmansyah, Muhammad Thahir, Arief Fadly, Agus Afandi, Novrieza Ariansyah, Nanang Hermawan alias Gunawan, Imam Susanto, Mardi Apriyanto, Hendra Saputra, Van Anggi, Mustamar, Erik Irawan, Kader Tirta Yasa, Mardi Apriyatno, dan Yoswa.

“Selain tersangka, kita juga menerima pelimpahan berkas dan barang bukti berupa sampel benih lobster,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebagian besar dari barang bukti benih lobster telah dilepasliarkan pihak kepolisian bersama Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi. Pelepasliaran dilakukan di perairan Pulau Berhala.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments