Selasa, 11 Desember 2018

Wendi Leo Kembali Serahkan Uang Rp 150 Juta ke Penyidik


Jumat, 07 Desember 2018 | 20:51:58 WIB


Wendi Leo Heriawan, salah seorang tersangka kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi air bersih Kabupaten Tanjabbar tahun 2009-2010 saat ditahan penyidik Kejati Jambi
Wendi Leo Heriawan, salah seorang tersangka kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi air bersih Kabupaten Tanjabbar tahun 2009-2010 saat ditahan penyidik Kejati Jambi / dok.metrojambi.com

JAMBI - Wendi Leo Heriawan, terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi air bersih di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjabbar) tahun anggaran 2009-2010, kembali menitipkan uang kerugian negara.

Sebelumnya, kuasa Direktur PT Batur Artha Mandiri ini telah menitipkan uang kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Pertama pada Selasa (6/11), dia menyerahkan uang 200 juta kepada penyidik.

Kemudian Selasa (27/11) lalu, melalui penasehat hukumnya Wendi Leo kembali menitipkan uang jaminan pengembalian kerugian negara sebesar Rp 300 juta. Setelah itu, pada Rabu (05/12), Wendi Leo kembali menyerahkan uang sebanyak Rp 150 juta.

Uang itu diserahkannya kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) usai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipkor) Jambi. Hal ini dibenarkan oleh Kasi Penyidikan Kejati Jambi, Imran Yusuf.

“Ya, kemarin ada pengembalian uang lagi dari terdakwa Wendi Leo sebanyak Rp 150 juta,” kata Imran ditemui di gedung Kejati Jambi, Jumat (7/12).

Pengembalian uang itu kata Imran, diserahkan oleh Wendi Leo melalui penasehat hukumnya usai menjalani sidang dakwaan Pengadilan Tipikor. “Diserahan usai sidang pembacaan surat dakwaan,” ujar Imran.

Lanjut Imran, uang-uang itu oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung dititipkan di bank. “Jadi total uang cash yang diserahkan sebagai jaminan pengembalian negara ada sebesar Rp 160 juta,” pungkas Imran.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments