Minggu, 20 Juni 2021

Ini Rincian Luasan Hutan Sosial yang Diserahkan untuk Petani Jambi

Minggu, 16 Desember 2018 | 12:50:37 WIB


Presiden Joko Widodo saat menghadiri penyerahan SK Menteri LHK terkait pengelolaan hutan sosial bagi petani Jambi, Minggu (16/12)
Presiden Joko Widodo saat menghadiri penyerahan SK Menteri LHK terkait pengelolaan hutan sosial bagi petani Jambi, Minggu (16/12) / metrojambi.com

JAMBI - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Minggu (16/12), menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk pengelolaan lebih dari 91 ribu hektare Hutan Sosial di Provinsi Jambi.

SK Menteri LHK tersebut diserahkan Presiden Jokowi kepada perwakilan petani se Provinsi Jambi. Acara berlangsung di Hutan Kota, Kota Jambi.

Dikatakan Jokowi, 91 ribu hektare tersebut diperuntukkan bagi lebih kurang 8.100 kepala keluarga (KK) di Jambi. Dengan SK tersebut, Jokowi mengatakan petani penerima dapat mengelola Hutan Sosial tersebut selama 35 tahun.

"Ini jangan dipikir kecil. Ini gede. Cukup nggak," tanya Jokowi kepada petani yang hadir. "Cukup," jawab petani serentak.

Diterangkan Jokowi, penyerahan SK pengelolaan Hutan Sosial tersebut bertujuan agar rakyat memiliki lahan untuk berproduksi. "Dulu konsensi (lahan, red) diberikan kepada yang gede (perusahaan, red). Sekarang saya berikan kepada yang kecil (rakyat, red)," sebut Jokowi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, untuk Kabupaten Muaro Jambi seluas 7.790 hektare. Kemudian untuk Batanghari seluas 8.151 hektare, ditambak 5 SK unit kemitraan dengan luas 1.333 hektare.

Selanjutnya Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) 6.139 hektare, Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) 2.294 hektare, Sarolangun 2.171 hektare, Tebo 2.000 hektare, Bungo 208 hektare, Merangin 10.138 hektare, dan Kerinci 1.844 hektare.

"Pemberian SK ini agar ada kepastian hak atas tanah negara untuk digunakan selama 35 tahun," ujarnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments