Selasa, 7 Juli 2020

Ratusan Rumah di Kota Jambi dan Batanghari Terendam Banjir


Selasa, 18 Desember 2018 | 11:05:04 WIB


Salah satu SD di Kecamatan Pemayung yang juga terendam banjir.
Salah satu SD di Kecamatan Pemayung yang juga terendam banjir. / Chy


Sementara itu di Kabupaten Batanghari, sejak beberapa hari lalu, banjir juga merendam ratausan rumah warga, akibat tingginya debit air Sungai Batanghari.

"Jumlah rumah warga yang terendam banjir mencapai 358 unit. Tapi angka itu berdasarkan data hari ini (Senin, red). Nanti bisa bertambah lagi, karena baru tiga kecamatan yang membuat laporannya," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, Samral Lubis, Senin (17/12).

Menurutnya, rumah yang terendam di tiga kecamatan itu, diantaranya Kecamatan Muara Bulian mencapai 109 unit rumah. Kecamatan Maro Sebo Ilir mencapai 69 unit dan Kecamatan Pemayung 180 unit.

"Saat ini Kecamatan Pemayung yang paling tinggi karena rumah warga banyak yang terletak di bantaran sungai dan dataran di sana juga lebih rendah. Kita masih menunggu laporan secara resmi dari Kecamatan Mersam. Kemungkinan nanti sore masuknya," jelasnya.

Selain rumah, fasilitas umum berupa sekolah yang terendam mencapai empat unit di Kecamatan Muara Bulian dan Pemayung. "Di Muara Bulian 3 unit sekolahan, sementara Pemayung satu unit," katanya.

Tak hanya itu, fasilitas umum lainnya yakni jalan raya juga terendam sepanjang 2.100 meter. "Di Maro Sebo iIlir 200 meter jalan yang terendam, yang banyak di Pemayung mencapai 1.900 meter," beber Samral.

Pantauan metrojambi.com. di Dermaga Muara Bulian, Tinggi Muka Air (TMA) pada posisi 339 CM. Sementara itu, ketinggian air yang merendam rumah warga ada yang mencapai 1 meter.

Salah satu warga di Kelurahan Pasar Baru, Karmina yang menjadi korban banjir mengatakan, sudah sejak lama rumahnya tergenang banjir.

"Yang paling parah di RT 09. Kami sudah lebih dari seminggu terkena banjir. Kami sekeluarga juga sudah mengungsi ke rumah tetanggo karena rumah kami kan rendah," kata Samran.


Penulis: Amril Hidayat/ Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments