Kamis, 20 Juni 2019

Bincang Singkat dengan Ketua DPRD Kota Sawahlunto

Sulap Bekas Tambang Jadi Tempat Wisata

Jumat, 22 Maret 2019 | 16:52:21 WIB


Adi Ikhtibar, Ketua DPRD kota Sawahlunto Sumbar.
Adi Ikhtibar, Ketua DPRD kota Sawahlunto Sumbar. / istimewa

SAROLANGUN-Kamis (21/3) DPRD Kabupaten Sarolangun kedatangan tamu istimewa dari DPRD Kota Sawahlunto Sumatera Barat. 

Kedatangan tersebut dalam rangka melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten Sarolangun. Rombongan anggota DPRD Kota Sawahlunto dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Sawahlunto Adi Ikhtibar.

Sejumlah wartawan liputan DPRD Kabupaten Sarolangun sempat berbincang singkat dengan Ketua DPRD Kota Sawahlunto Adi Ikhtibar. Wartawan menanyakan terkait kondisi pembangunan di Kota Sawahlunto. Menurut Adi Ikhtibar, saat ini Kota Sawahlunto sedang fokus menggarap sektor wisata.

Menariknya menurut Adi, lokasi wisata yang digarap saat ini adalah bekas lubang tambang batubara. Dulunya, sumber pendapatan Kota Swahlunto dari sektor pertambangan batubara. Namun seiring waktu, caangan batubara di daerah tersebut mulai menipis dan aktivitas pertambangan juga mulai berkurang.
Akhirnya pemerintah setempat memutar otak mencari solusi agar bekas tambang batubara yang sebelumnya kondisinya berbentuk lobang-lobang besar bisa dimanfaatkan.

"Dengan berbagai upaya dan dukungan semua pihak, saat ini Kota Sawah Lunto telah berhasil mengubah bekas lubang tambang batubara menjadi objek wisata yang ramai dikunjungi,’’ katanya.

Diakuinya, untuk melakukan program pasca tambang dan mengubah bekas lobang tambang menjadi tujuan wisata bukan perkara mudah. Butuh dukungan semua pihak terutama masalah pendanaan.

"Kalau hanya mengandalkan dana jaminan reklamasi tidak cukup, kita berkerja keras mencari dana dari pusat yakni dari bantuan kementerian terkait," tandasnya.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sejumlah destinasi wisata dari bekas lubang tambang batubara telah hadir di Kota Sawahlunto, seperti objek wisata tambang Sawah Luwung dan lubang Lurah Sapan. Objek wisata tersebut diklaim tidak hanya sebagai tempat tujuan destinasi semata. Namun juga akan dijadikan sebagai tempat pendidikan, terutama untuk siswa dan mahasiswa jurusan pertambangan.

"Bahkan kita juga telah membangun arena pacuan kuda terbesar di Indonesia, juga dari bekas lokasi tambang batubara," tandas politisi PPP ini.
Sektor pariwisata kata Adi Ikhtibar, juga menjadi andalan sumber PAD Kota Sawah Lunto. Dari sekitar 40 milar PAD Kota Sawah Lunto, 40 persennya disumbangkan dari sektor pariwisata.

"Alhamdulillah sektor pariwisata ini bisa menggerakkan prekonomian Kota Sawahlunto, menggantikan sektor tambang yang sudah mulai berkurang,’’ pungkasnya.

Sementara itu Muslim Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sarolangun, yang menyambut kedatangan DPRD Kota Sawah Lunto kepada harian ini mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh Kota Sawahlunto sangat menarik dan patut dicontoh Kabupaten Sarolangun.

"Program pasca tambang didaerah itu berhasil, itu sangat menarik, kita bisa mempelajarinya dan akan bermanfaat untuk Kabupaten Sarolangun kedepannya, sebab daerah kita juga banyak tambang batubara yang saat ini tengah beroperasi, dan itu juga cocok dilakukan terhadap bekas-bekas tambang emas ilegal yang ada disejumlah kecamatan," katanya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments