Minggu, 24 Maret 2019

Telkomsel Tetap Layani Pelanggan di Lampung Selatan


Selasa, 25 Desember 2018 | 20:09:13 WIB


Penyerahan bantuan kepada warga korban tsunami di Lampung Selatan
Penyerahan bantuan kepada warga korban tsunami di Lampung Selatan / metrojambi.com

LAMPUNG - Musibah bencana tsunami di Selat Sunda yang turut melanda daerah Lampung Selatan pada 22 Desember 2018 lalu meninggalkan duka mendalam bagi kita semua. Tak terkecuali Telkomsel sebagai operator telekomunikasi yang memberikan layanan di wilayah tersebut.

General Manager ICT Operation Telkomsel Region Sumbagsel, Ahmad Wahyudi mengatakan, saat ini secara umum kondisi jaringan Telkomsel di Lampung Selatan tetap dapat melayani pelanggan karena tidak ada gangguan yang bersifat massive.

Sesaat setelah terjadi bencana, terdapat dua BTS Telkomsel yang terkena dampak bencana sehingga mengakibatkan BTS tidak berfungsi yaitu di Kecamatan Rajabasa. “Dua site tersebut mengalami down akibat terputusnya catuan daya listrik ke lokasi BTS tersebut," ujarnya.

Ahmad menyebutkan, Telkomsel mengambil langkah cepat dengan melakukan mobilisasi Mobile Backup Power (MBP) di kedua lokasi tersebut, agar BTS terdampak segera berfungsi normal kembali.  

"Selain itu secara berkesinambungan Telkomsel akan terus memantau kualitas layanan di daerah terdampak agar layanan pelanggan tetap terjaga, dan memastikan ketersediaan produk Telkomsel tetap mudah didapatkan pelanggan," sebutnya.

Selain berusaha menghadirkan pelayanan terbaik, kata Ahmad, Telkomsel juga menyerahkan bantuan kepedulian sosial berupa kebutuhan sandang dan pangan siap saji, yang disalurkan kepada para korban bencana melalui posko di Desa Cugung Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

"Telkomsel juga mendirikan posko layanan Telepon Gratis yang dapat dimanfaatkan oleh warga di lokasi posko tersebut," katanya.

Setelah menyalurkan bantuan di Desa Curug, Telkomsel kembali menyalurkan bantuan untuk korban bencana yang terisolasi di Pulau Sabesi.  

Bantuan yang diserahkan antara lain obat-obatan, selimut besar, kain sarung, beras, mie instan, teh, kopi, gula pasir, minyak goreng dan pakaian yang layak pakai.

"Bantuan ini langsung disalurkan menggunakan kapal penyebrangan ke Pulau Sabesi yang bersandar di Canti, sesudah mengantarkan rombongan tour yang terjebak di pulau tersebut. diharapkan bantuan ini mampu sedikit membantu para korban bencana," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments