Selasa, 18 Juni 2019

Beasiswa PIP Jadi Jualan SAH dan Caleg Gerindra Lain, Tim Jokowi-Maruf Desak Bawaslu Proses


Jumat, 04 Januari 2019 | 16:11:23 WIB


Tim Hukum dan Advokasi TKD Jokowi-Maruf Amin Provinsi Jambi saat menyampaikan keterangan pers, Jumat (4/1)
Tim Hukum dan Advokasi TKD Jokowi-Maruf Amin Provinsi Jambi saat menyampaikan keterangan pers, Jumat (4/1) / Metrojambi.com

JAMBI - Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Jambi Jokowi-Maruf Amin, mendesak Bawaslu mengusut laporan dugaan pelanggaran oknum Caleg Gerindra di Jambi, membagikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Menurut mereka, PIP merupakan program Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK). Namun dijadikan jualan politik oleh oknum Caleg Partai Gerinda untuk meraup suara pada Pemilu 2019 mendatang.

"Menurut kami ini adalah pembohongan publik. Program beasiswa ini dijadikan jualan politik oleh oknum Caleg Gerindra untuk meraup suara," ungkap Ismail Maruf, Ketua Tim Hukum dan Advokasi TKD Jokowi-Maruf Amin Provinsi Jambi, Jumat (4/1).

Dikatakan Ismail Maruf, pihaknya tidak mempermasalahkan jika penyaluran beasiswa PIP itu disalurkan pada tahun-tahun sebelumnya, namun mengingat ini sudah masuk kampanye maka suka tidak suka Caleg yang ditetapkan dalam DCT harus tunduk dengan UU No 7 2017.

"Karena per 21 Juli sudah masuk masa kampanye, maka suka tidak suka Caleg harus tunduk dengan Undang-Undang No 7 Tahun 2017," tegasnya.

Adapun terlapor adalah lima Caleg Partai Gerindra, yakni Sutan Adil Hendra (SAH) Caleg DPR RI, Abun Yani Caleg Muaro Jambi, Sakirin Pohan, Caleg Kota Jambi, Ade Irma Suryani, Caleg Muaro Jambi, Sukma Dewi Caleg Muaro Jambi.

"Kami mendesak Bawaslu untuk serius mengusut ini, apakah ini pelangaran pemilu atau pidana pemilu. Kalau tidak apa boleh buat kami akan laporkan ke DKPP," beber Tim Advokasi TKD Provinsi Jambi sembari memeperlihatkan bukti dugaan pelanggaran yang dilakukan berupa surat pernyataan.

Ketua TKD Jokowi-Maruf Amin Provinsi Jambi, Agus S Roni, menambahkan pihaknya menyerahkan pkeputusan ini sepenuhnya kepada Bawaslu, dalam hal ini Bawaslu Ptovinsi Jambi. "Keputusannya kami serahkan ke Bawaslu," tegasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments