Sabtu, 23 Maret 2019

Merajut Cinta di Tahun 2019


Sabtu, 05 Januari 2019 | 13:54:22 WIB


/

CINTA adalah anugrah yang kuasa, merupakan penggalan lirik lagu yang di populerkan oleh band bernama Radja. lirik lagu yang pernah  popular ini  menjadi tepat ketika mengingat tahun 2019 merupakan tahun yang padat akan agenda politik, tahap demi tahapan  tentang pemilu pun sudah kian terasa.

 Tahun ini dijuluki juga sebagai tahun politik. Tahun dimana pesta demokrasi akan dilaksanakan kembali setelah pemilihan secara serentak sebelumnya telah terlaksana. Tentunya perihal pemilihan yang akan dihelat ini telah banyak mengisi cerita dan menghiasi layar kaca dan telah jadi konsumsi utama publilk saat ini dan  telah mendapatkan kajian dari para ahli dan juga warung kopi ikut untuk mendiskusikannya.

Pada penghujung tahun 2018, masyarakat Indonesia telah dihadapkan dengan berbagai nuansa rangkaian pemilu menjelang 17 April mendatang. Mulai dari hangatnya politik nasional dan juga tidak ketinggalan politik daerah. Sindir menyindir antar elit telah terjadi. Beberapa istilah telah terdengar seperti halnya politik genderuwo, sontoloyo, cebong dan juga istilah kampret yang sebelumnya belum pernah terdengar dalam pesta demokrasi yang sebelumnya.

Tidak sebatas di perebutan kekuasaan politik. Menurut rilis dari BNPB negara ini masih akan mengalami berbagai bencana yang diakibatkan oleh banjir, longsor dan juga bencana lainnya. Tentunya hal seperti ini bukanlah rilis menakut-nakuti, tetapi supaya masyarakat dapat melakukan antisipasi dini.

Lebih baik mencegah daripada mengobati menjadi salah satu kalimat yang mesti kita galakkan kembali. Bagimana tidak polItik harus dicegah supaya tidak terjadi pesta demokrasi yang kotor. Begitu juga perihal bencana. Supaya tidak banjir, perlu perbaikan saluran air yang ada dan juga supaya tidak terjadi longsor dan hendaknya masyarakat tidak melakukan illegal logging. Sehingga alam dapat tetap terawat dengan baik.

Perihal politik masyarakat perlu menjaga supaya pemilu yang bersih dapat tercapai, money politics tidak menjadi bagian dari pemilu kali ini. Tujuannya supaya tercipta pemilu yang sesuai asas dapat tercapai sehingga pemimpin yang ada pun akan lebih bermartabat dan sesuai dengan harapan.

Hubungannya dengan penggalan lagu yang dipopulerkan oleh Band Radja tersebut adalah mengingat negara dengan sistemnya adalah merupakan salah satu anugerah termasuk demokrasi dan juga letak geografis Indonesia yang cukup luas, kesemuannya hal tersebut adalah merupakan anugerah yang maha kuasa.

Setidaknya kecintaan terhadap negara ini dapat diaktualisasikan melalui peduli terhadap demokrasi. Cinta terhadap alam sebagai solusi antisipasi terhadap bencana dan banyak hal lainnya yang dapat dilakukan sebagai implementasi kecintaan masyarakat Indonesia.

Salah satu kecintaan yang tidak kalah pentingnya adalah cinta terhadap berita maupun informasi yang akurat. Hal ini dikarenakan bahwa informasi yang disajikan terutama melalui media sosial banyak yang menyesatkan, sehingga masyarakat harus mengantisipasinya supaya tidak terjerat ke dalam hoaks.

Semangat tahun 2019 tentunya diikuti dengan suatu istilah yang disebut dengan resolusi.  Oleh karenanya sinergi untuk negeri dapat dihidupkan kembali untuk merajut cinta tanah air di tahun ini. Semoga para politisi semakin elegan dalam berpolitik, dan semoga bencana tidak lagi menyambangi ibu pertiwi serta masyarakat semakin dewasa dalam berpolitik.

Penulis adalah alumni Ilmu Pemerintahan Fisipol Unja


Penulis: Master P. Batubara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments