Selasa, 15 Oktober 2019

Dampak Kabut Asap, Pemkab Merangin Liburkan PAUD Hingga SMP


Kamis, 19 September 2019 | 11:17:32 WIB


Pemkab Merangin kembali meliburkan semua siswa dari tingkat PAUD, TK, SD hingga 21 September 2019
Pemkab Merangin kembali meliburkan semua siswa dari tingkat PAUD, TK, SD hingga 21 September 2019 / Dok/metrojambi.com

BANGKO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mengambil kebijakan meliburkan semua siswa dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga tingkat SMP. Kebijakan ini diambil karena kualitas udara di Merangin masuk dalam kategori berbahaya.

Keputusan tersebut berdasarkan, surat edaran nomor 421.2/SE  DISDIKBUD/ 2019 tentang Libur Sekolah Terkait Kabut Asap, yang ditanda tangani oleh Bupati Merangin Al Haris, Rabu (18/9/2019).

Hasil konsultasi dan koordinasi dinas pendidikan dan kebudayaan, kementerian agama, dinas lingkungan hidup dengan Bupati Merangin pada 18 September 2019, tentang kabut asap dan kondisi udara yang tidak sehat di Kabupaten Merangin.

Memperhatikan hasil uji indeks standar pencemaran udara (ISPU) kabupaten tetangga dan aplikasi air visual 189 dengan kondisi udara tidak sehat.

Maka sehubungan dengan hal tersebut, untuk menghindari dampak dari kabut asap bagi kesehatan para peserta didik, maka bupati merangin memutuskan Meliburkan proses pembelajaran di sekolah jenjang PAUD, TK/ RA, SD/MI dan SMP/MTs baik negeri maupun swasta di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Merangin dan Kementerian Agama Kabupaten Merangin dari 19 hingga 21 September 2019.

Kepala Disdikbud Merangin, M Zubir saat dikonfirmasi terkait surat edaran tersebut membenarkan, jika pihaknya kembali meliburkan pelajar di Merangin, yang sebelumnya hanya jenjang PAUD hingga SD sederajat, tapi selama tiga hari kedepan juga diberlakukan pada jenjang SMP Sederajat.

Selain meliburkan siswa, sejumlah pihak di Merangin mulai menggelar Salat Istisqa. Seperti yang digelar Polres Merangin bersama warga.

Salat Istisqa ini dilaksanakan sekira pukul 08.00 WIB, selain ratusan anggota Polres dan Warga, salat minta hujan ini tampak hadir ketua MUI dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Merangin.

"Semoga doa kita dikabulkan Allah dan Merangin diturunkan hujan," kata Kabag Sumda, Kompol Abdul Sholeh saat diwawancarai wartawan usai sholat Istisqa.

Usai sholat Istisqa Polres Merangin bersama relawan asap Kelompok Makekal Bersatu (KMB) bukit 12 bagikan ribuan masker ke pengguna jalan di depan Mapolres Merangin.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments