Minggu, 26 Mei 2019

Pengembangan Akses Jalan ke Pelabuhan Ujung Jabung Dimulai


Senin, 22 April 2019 | 09:57:02 WIB


Didampingi Bupati dan wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, rombongan Kementrian Koordinator Kemaritiman bersama rombongan PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) meninjau pelabuhan Muarasabak beberapa waktu lalu
Didampingi Bupati dan wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, rombongan Kementrian Koordinator Kemaritiman bersama rombongan PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) meninjau pelabuhan Muarasabak beberapa waktu lalu / dok/metrojambi.com

JAMBI - Tahap pengembangan akses jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung pada tahun 2019 ini telah dimulai oleh Dinas PUPR Provinsi Jambi beserta jajaran OPD terkait. Ini tampak pada tinjauannya dengan judul "Joint Survey" pembangunan akses jalan Pelabuhan Ujung Jabung, Tanjung Jabung Timur pada Kamis (18/4) lalu.

Bahkan bukan hanya itu, Dinas PUPR nantinya juga menganggarkan program peningkatan jalan di akses menuju jalan Ujung Jabung lainnya.

Kepala Dians PUPR Provinsi Jambi M Fauzi dalam keterangan persnya mengatakan, nantinya terdapat beberapa trase jalan baru maupun jalan kabupaten yang saat ini sudah ada dan akan dibangun. Sedangkan mengenai pembebasan lahannya juga sedang dan sudah dilakukan.

"Kini kami melakukan pematokan 25 meter kiri-kanan dari "center line" untuk badan jalan," ujarnya.

Selanjutnya, Fauzi mengatakan pihaknya juga bekerjasama dengan TNI AD untuk membuka beberapa terase jalan baru dengan cara Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

"Setelah seluruh lahan untuk terase jalan ini clear and clean Maka peningkatannya nanti akan dibantu oleh Pusat melalui dana APBN," tuturnya.

Diketahui bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi perlu membuka akses jalan ke lokasi Pelabuhan Samudera Ujung Jabung, Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Akses jalan menuju lokasi pelabuhan itu rencananya dibangun diluar dari areal Taman Nasional Berbak. Bahkan Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi sudah melakukan peninjauan dan mengambil gambar drone rencana jalur jalan yang akan dibangun.

Kemudian program kedua pihaknya nantinya adalah peningkatan jalan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi sebesar Rp 20 miliar.

"Peningkatan jalan yaitu jalan yang sudah ada dari aspal akan diubah menjadi rijit beton," jelasnya.

Selanjutnya Fauzi menambahkan kawasan ekonomi khusus antara Sabak dan ujung Jabung tersebut, nantinya akan terdapat kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) terlebih dahulu sebelum beroperasi secara resmi, dan akan ditetapkan langsung dari Kementerian.

"Mengenai AMDAL ini tidak mudah, perlu kajian-kajian khusus dan langsung ditetapkan dari Kementerian, semoga saja semua proses dapat dilewati," sampainya.

Sementara itu dari pihak Dinas perhubungan Provinsi Jambi mengatakan pelabuhan Ujung Jabung memang bakal diteruskan tahun 2019 ini. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adi Putra Setidaknya Rp 50 miliar sudah dianggarkan dari Kementerian Perhubungan RI.

Dijelaskannya dana tersebut bakal dialokasikan tahun ini. Setelah di tahun 2018 lalu tidak bisa dicairkan. "Dari Kemenhub sudah teranggarkan Rp 50 miliar, tetap kita lanjutkan," sebut Varial.

Terkait prosesnya sendiri dia menyebut sedang dalam proses lelang di Kementerian. Yang jelas menurutnya akan dimulai dalam waktu dekat. "Pekerjaannya satu tahun anggaran tahun ini," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments